Rilis Iphone Terbaru Terancam Mundur, Ternyata Ini Penyebabnya

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Apple dilaporkan menghadapi sejumlah masalah mengenai iPhone lipatnya, nan berpotensi menunda peluncurannya.

Menurut beberapa sumber nan mengetahui masalah ini, masalah teknis dilaporkan muncul selama fase produksi uji coba awal perangkat dan dapat menunda pengiriman pertama hingga berbulan-bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Situasi saat ini dapat membahayakan agenda produksi massal," kata salah satu sumber dalam sebuah laporan dari Nikkei.

"April bakal menandai tahap krusial dari uji verifikasi teknik, dan bulan ini hingga awal Mei menjadi sangat kritis," tambahnya.

Di sisi lain, pemasok komponen dilaporkan telah diberi tahu bahwa agenda produksi iPhone lipat bakal tertunda, dan Apple sedang berupaya mengatasi masalah tersebut.

Namun, dalam tulisan terpisah di Bloomberg, wartawan ahli Apple Mark Gurman mengatakan bahwa perangkat tersebut tetap dijadwalkan untuk diluncurkan pada September 2026.

"Perusahaan tersebut dijadwalkan untuk memperkenalkan model lipat tersebut pada bulan September berbarengan dengan iPhone 18 Pro dan Pro Max, kata sumber-sumber nan meminta namanya tidak disebutkan lantaran rencana tersebut belum diumumkan," kata laporan tersebut.

Gurman mengatakan kompleksitas layar dan komponen lain pada iPhone lipat tersebut mungkin bakal membatasi pasokan awal selama beberapa minggu, namun Apple berencana untuk meluncurkannya berbarengan alias tak lama setelah perangkat non-lipat mereka.

Meski demikian, agenda tersebut belum final dan tetap mungkin muncul masalah menjelang produksi.

Apple belum memberikan komentar mengenai laporan Bloomberg maupun Nikkei tersebut.

Dikutip dari Engadget, rumor tentang iPhone lipat telah beredar sejak 2017. Samsung nan merupakan pesaing terbesar Apple sendiri telah merilis model pertama ponsel lipat mereka pada 2019.

Menurut beberapa sumber, Apple berencana meluncurkan iPhone lipat pertamanya pada musim gugur 2026 berbarengan dengan iPhone 18.

Namun, proyek ini bisa tertunda hingga 2027 jika Apple menghadapi masalah produksi alias ketahanan, terutama mengenai engsel alias layar.

Apple dilaporkan memprioritaskan iPhone lipat dan model premium lainnya untuk Apple Event September tahun ini lantaran keterbatasan pasokan komponen seperti chip memori.

"Apple dan rantai pasokannya bekerja di bawah tenggat waktu nan ketat dan solusi saat ini tidak cukup untuk sepenuhnya mengatasi tantangan teknis. Dibutuhkan lebih banyak waktu," kata sumber Nikkei.

Lebih lanjut, masalah teknis tersebut dilaporkan muncul selama uji verifikasi produksi Apple. Itu adalah tahap keempat dari enam tahap nan kudu dilalui produk baru perusahaan sebelum dikirimkan, sebelum memasuki fase produksi percontohan dan produksi massal.

Dikarenakan ponsel lipat tersebut bakal mempunyai kreasi nan sepenuhnya baru, kemungkinan besar perangkat tersebut kudu lulus setiap tahap dengan hasil nan memuaskan sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

Meski diperkirakan hanya bakal menyumbang kurang dari 10 persen dari total produksi iPhone, ponsel lipat ini bakal menjadi produk jagoan Apple nan dirancang untuk meningkatkan minat terhadap seluruh jejeran iPhone.

Menurut laporan Nikkei, Apple dilaporkan berencana memproduksi tujuh hingga delapan juta unit perangkat tersebut pada tahap awal.

(lom/dmi)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-tekno