Jakarta -
Kopi game Super Mario Bros. nan sangat langka baru saja memecahkan rekor. Kopi game nan diluncurkan untuk konsol NES ini terjual lewat lelang dengan nilai USD 3 juta alias sekitar Rp 53,1 miliar.
Angka tersebut memecahkan rekor sebelumnya ketika kopi Super Mario Bros. terjual dengan nilai USD 2 juta pada tahun 2021. Penjualan itu juga terjadi tidak lama setelahnya lelang kontroversial Super Mario 64 seharga USD 1,56 juta.
Balai lelang Heritage Auctions mengatakan kopi game itu disebut langka lantaran tersimpan di dalam kotak berbareng konsol NES Control Deck jenis peluncuran - dalam bungkusan original dengan plastik nan tetap utuh - dan tidak tersentuh selama 40 tahun terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Heritage Auctions, salah satu aspek nan membikin nilai game ini sangat tinggi adalah kemasannya nan unik. Alih-alih dibungkus plastik, game jenis kedua keluaran tahun 1985 ini disegel dengan stiker mengkilap nan di-discontinue tidak lama setelahnya.
Heritage Auctions juga menyatakan ini adalah kopi game tersegel paling lawas nan diketahui tetap ada. Kopi game ini juga diberi nilai 9.6 A++ oleh Professional Sports Authenticator.
"Varian spesifik ini belum pernah muncul di lelang publik dalam kondisi tersegel, nan menunjukkan sungguh langkanya jenis ini," menurut listing dari Heritage Auctions, seperti dikutip dari Engadget, Senin (15/6/2026).
Hanya ada tiga kopi Super Mario Bros. produksi tahap kedua dengan format stiker mengkilap nan pernah ada, dan ini merupakan jenis terbaiknya. Karena game ini tidak dilapisi plastik, menemukan kopi nan kondisinya tetap bagus beberapa dasawarsa setelah dirilis merupakan perihal nan sulit. Game dan konsol nan disertakan bersamanya berasal dari era masa-masa awal ekspansi Nintendo di Amerika Serikat.
"Ini mewakili kesempatan terdekat nan bisa didapatkan seorang kolektor untuk mempunyai momen ketika Super Mario Bros. mengubah video game konsol dari sesuatu nan baru dan kurang terkenal menjadi bagian permanen dari sejarah," tulis Heritage Auctions.
(vmp/vmp)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·