Jakarta, CNN Indonesia --
PSSI berharap rivalitas sepak bola dalam Persija vs Persib, seperti nan dialami Beckham Putra, hanya terjadi selama 90 menit di lapangan.
Pesan ini disampaikan personil Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga. Menurut Arya, pertandingan seru sepak bola jadi kehilangan citra jika dibumbui keributan di luar pertandingan.
"Seru banget [laga Persija vs Persib]. Ini pertandingan nan ditunggu-tunggu. Dramanya banyak ya, tapi kami harapkan Bobotoh dan Jakmania tetap menunjukkan sportivitasnya."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rivalitas itu hanya 90 menit, selepasnya berkawan lagi lah," ucap Arya saat diminta tanggapan soal pertandingan Persija vs Persib di Jakarta, Senin (11/5).
Salah satu drama nan terjadi dalam pertandingan pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda pada Minggu (10/5) tersebut diisi ribut-ribut antarpemain.
Salah satu nan mengemuka adalah pemain Persib, Beckham Putra dikerubuti pemain Persija. Arya mengimbau publik tak sigap berasumsi, karena tidak tahu gimana kejadian nan sebenarnya.
"Ya, itulah pemain Timnas [yang melibatkan Beckham, Rizky Ridho, Thom Haye, hingga Witan Sulaeman] kadang-kadang mungkin ada tepuk-tepuk alias gimana kan kita tidak tahu."
"Saya nggak tahu, enggak tahu detailnya. Enggak terlihat juga wajahnya, lantaran menghadap ke tengah. Jadi susah kami menilainya," ucap Arya menjelaskan.
Arya turun mengomentari pertandingan perebutan ranking ketiga Championship 2025/2026 antara Persipura Jayapura kontra Adhyaksa FC nan berujung kericuhan, Sabtu (9/5).
"Itu nan saya bisa bilang, tentu disayangkan sampai rusuh begitu. Tolong suporter menjaga. Kami enggak mau away salah satunya itu, tapi kemarin ada lagi," kata Arya.
"Jadi kejadian seperti itu mungkin lantaran kecewa, tapi kecewa jangan sampai begitu. Kami minta ini nan terakhir. Makanya ini nan dibilang, FIFA mantau-mantau kita, begitu."
(ikw/rhr)
Add
as a preferred source on Google
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·