Radja Nainggolan Ungkap Beda Perlakuan Di Indonesia Dan Belgia

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Radja Nainggolan mengaku perlakuan nan diterimanya saat bermain di Indonesia berbeda dengan nan terjadi di Belgia.

Nainggolan merintis pekerjaan usia muda di Belgia. Setelah itu, pemain kelahiran Antwerp merantau dengan bermain di Italia lebih dari satu dekade.

Nama Radja pun meroket di sana saat berseragam Cagliari, AS Roma, hingga Inter Milan. Baru tahun 2023, Nainggolan memutuskan berkarier di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petualangannya terbilang singkat hanya enam bulan di Bhayangkara FC. Namun, pemain berumur 37 tahun itu merasakan kesan nan mendalam.

"Saya bermain sepak bola di Indonesia selama enam bulan. Rasa hormat dan apresiasi nan saya terima dari orang-orang di sana sangat berbeda dengan sepak bola Belgia," ucap Nainggolan dilansir dari Voetbal Primeur.

Saat tetap bermain di Indonesia, Nainggolan memang terhitung aktif mengunggah sejumlah aktivitasnya saat tidak berada di lapangan. Ia terlihat begitu menikmati petualangan singkatnya di Indonesia.

Dengan usianya saat ini, Nainggolan mengaku punya penyesalan. Hal ini berangkaian dengan kariernya di timnas Belgia nan terbilang singkat.

Nainggolan hanya mengoleksi 30 caps berbareng De Rode Duivels. Sosoknya nan kerap disebut kontroversial ditengarai ikut berakibat pada perjalanannya berbareng timnas Belgia nan kala itu bertabur pemain bintang.

"Saya sangat kesulitan menerima [fakta ini]. Saya mengorbankan hidup saya untuk bisa bermain bagi timnas Belgia," ujarnya.

"Jika saya tahu bakal seperti ini, saya bakal memilih Indonesia lebih awal."

Radja Nainggolan memang punya hubungan erat dengan Indonesia. Ayahnya merupakan laki-laki berdarah Batak ialah Marianus Nainggolan dan ibu Lizy Bogaerts nan berasal dari Belgia.

[Gambas:Video CNN]

(jal/ptr)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-sport