Jakarta - Bank Indonesia bekerja sama dengan Bank of Korea dalam peluncuran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) antarnegara Indonesia-Korea Selatan. Kerja sama ini merupakan upaya konkret Bank Indonesia dalam mendukung penerapan digitalisasi sistem pembayaran di Indonesia dalam skala domestik maupun internasional.
Diketahui, Korea Selatan menjadi negara kelima nan bekerja sama dengan Indonesia melalui penerapan QRIS antarnegara. Sebelumnya, Bank Indonesia telah melakukan kerja sama serupa dengan beberapa negara, seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang.
Menurut Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta, QRIS antarnegara ini telah menunjukkan perkembangan nan sangat positif. Volume transaksi inbound ke Indonesia telah mencapai 5,9 juta transaksi dan outbond orang Indonesia nan keluar mencapai 1,7 juta transaksi.
"Capaian ini mencerminkan bahwa QRIS antarnegara merupakan solusi relevan nan dibutuhkan masyarakat. Dengan hadirnya Korea Selatan sebagai mitra baru, kita semakin memperkuat jaringan konektivitas pembayaran nan mendukung konektivitas ekonomi dan finansial digital," ujar Filianingsih, dalam aktivitas Launching QRIS Antarnegara Indonesia-Korea Selatan, Rabu (1/4/2026).
Selain menjadi solusi transaksi nan dibutuhkan masyarakat, QRIS antarnegara Indonesia-Korea Selatan juga membuka kesempatan upaya nan lebih luas. Baik di sektor pariwisata, perdagangan, serta UMKM.
"Jadi ini membuka kesempatan untuk sektor pariwisata, sektor perdagangan, serta UMKM. Kemudian, memberikan kesempatan untuk terhubung dengan pasar nan lebih luas, pasar regional, dan pasar global. Dengan demikian, Indonesia terus memperkuat perannya untuk membangun konektivitas pembayaran lintas negara nan efisien, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan nasional," tambah Filianingsih.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menilai kerja sama Indonesia dan Korea Selatan mencerminkan visi berbareng dalam membangun ekosistem pembayaran digital nan terintegrasi, efisien, dan inklusif, sekaligus memungkinkan transaksi lintas negara melalui QR domestik nan lebih cepat, mudah, murah, dan andal.
Ia berambisi kerjasama ini dapat memperkuat UMKM dan sektor pariwisata, membuka kesempatan upaya baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital nan semakin terhubung melalui ekspansi partisipasi, peningkatan interoperabilitas, dan pengalaman pengguna.
"Yang lebih penting, perihal ini mendukung penguatan UMKM, mendorong sektor pariwisata, serta membuka kesempatan baru bagi bumi upaya nan pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan inklusif dan ekonomi digital nan semakin terhubung. Bersama, kita tidak hanya menghubungkan sistem pembayaran, tetapi juga menghubungkan masyarakat, bisnis, dan kesempatan lintas negara," ujar Perry.
Sementara itu, Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Park Soo-Deok nan datang dalam aktivitas tersebut, menyampaikan bahwa QRIS antarnegara bukan sekadar pencapaian teknologi semata, melainkan buah nyata dari kerja sama nan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
"Masyarakat kedua negara sekarang dapat menikmati jasa pembayaran nan lebih mudah, nyaman, dan aman. Diharapkan perihal ini sekaligus dapat mendorong ekspansi pertukaran antara kedua negara baik di bagian pariwisata, e-commerce, UMKM, maupun beragam sektor lainnya," ucapnya.
Park Soo-Deok menambahkan bahwa Kedutaan Besar Republik Korea bakal senantiasa memberikan support dan perhatian penuh terhadap kerja sama dan penemuan finansial digital antara kedua negara serta terus berkedudukan sebagai jembatan bagi kerja sama antara sektor swasta dan pemerintah.
Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank of Korea, Sangdai Ryoo mengatakan bahwa penerapan konektivitas pembayaran lintas pemisah berbasis QR antara Korea dan Indonesia menjadi tonggak krusial dalam memperkuat kerja sama finansial dan hubungan ekonomi kedua negara.
"Inisiatif ini memudahkan masyarakat dalam bertransaksi lintas negara secara lebih sigap dan efisien, sekaligus mendorong peningkatan aktivitas ekonomi, termasuk perdagangan peralatan dan jasa," ucapnya.
Setelah rangkaian sambutan, peluncuran dilanjutkan dengan penayangan video kampanye dan simulasi transaksi QRIS antarnegara Indonesia-Korea Selatan. Selanjutnya, Filianingsih dan Park Soo-Deok turut mencoba langsung penggunaan QRIS antarnegara sebagai corak demonstrasi kemudahan transaksi lintas negara. (adv/adv)
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·