Jakarta, CNN Indonesia --
Johann Zarco melakukan protes keras terhadap kemenangan Marc Marquez lantaran menilai Marquez melakukan kecurangan di sprint race MotoGP Spanyol.
Zarco menganggap bahwa Marquez tidak berkuasa kembali ke pit lantaran dia terjatuh di tikungan 13. Hal tersebut dinilai Zarco sebagai tindakan nan tidak sah.
"Dia tidak semestinya menang lantaran ketika dia kecelakaan di tikungan terakhir, artinya dia sudah memutuskan tidak masuk pit."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ketika dia ada di tikungan 13 dan kembali ke pit, itu artinya dia melangkah mundur, dan pembalap tidak diperbolehkan mundur di trek," ucap Zarco seperti dikutip dari Crash.
Marc Marquez tidak melawan arah usai kejadian tersebut tetapi dia memakai jalan pintas lewat rumput. FIM sudah menyatakan tidak ada pelanggaran nan dilakukan oleh Marquez dan tidak bakal mengambil tindakan lanjutan.
Marquez sukses memenangkan sprint race dengan selisih tiga detik atas Pecco Bagnaia nan ada di posisi kedua. Padahal, Marc Marquez sempat terjatuh lima lap jelang finis.
Momen Marquez kecelakaan inilah nan justru jadi titik balik. Marquez kembali ke pit dan mengganti motor dengan setelan lintasan basah. Kondisi itu kemudian menguntungkan Marquez.
Marc Marquez nan punya setelan motor nan pas dengan kondisi hujan melaju cepat. Momen pembalap-pembalap lain ikut masuk pit mengganti motor turut memudahkan Marquez melaju ke depan. Marquez kemudian melewati Pecco Bagnaia dan jadi pembalap pertama nan menyentuh garis finis.
(ptr)
Add
as a preferred source on Google
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·