Prabowo: Pengusaha Mengeluh Mau Investasi Nunggu Izin 2 Tahun!

Sedang Trending 9 jam yang lalu

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menekankan agar jajarannya mempermudah perizinan berusaha. Dia mengatakan banyak pengusaha mengeluh lama mendapatkan izin.

Prabowo mengatakan, pengusaha siap bekerja dan berinvestasi tapi mengeluh baru mendapatkan izin dua tahun setelah pengajuan.

"Permudah perizinan jangan persulit. Pengusaha-pengusaha juga mengeluh, mereka mau bekerja dan mereka mau investasi tapi kadang-kadang nunggu izin itu satu tahun, dua tahun," ujar Prabowo di Kejaksaan Agung, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mendengar ada negara tetangga nan mengurus izin upaya hanya dua minggu. Prabowo jengkel kenapa di Indonesia bisa sampai dua tahun.

"Sedangkan di negara lain dua minggu. Kita kudu merujuk kepada negara tetangga. Kalau mereka bisa keluarkan izin dalam dua minggu kenapa kita dua tahun? Makanya, izin sederhanakan," kata Prabowo.

Dia melanjutkan selama ini izin nan berkait sebenarnya menjadi asal-asalan birokrat untuk mencari celah korupsi.

"Kecenderungan izin adalah inisiatif dari birokrat-birokrat untuk, terus terang saja saya sampaikan, untuk cari peluang. Ada nan kelak minta kickback, minta duit agar izinnya dipercepat keluar. Sudah kita sederhanakan, ada K/L-K/L nan bikin lagi peraturan menteri, peraturan teknis, peraturan ini," kata Prabowo.

Di forum nan sana dia meminta Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengumpulkan pakar-pakar membikin satgas unik untuk mempercepat deregulasi. Arahannya jelas, membikin sederhana semua regulasi.

"Sederhanakan ya, jangan persulit. Para pengusaha kudu dibantu, kudu didukung. nan bandel kita tertibkan tapi nan baik, nan betul-betul mau bekerja ya kudu dibantu. Banyak penanammodal juga dari luar negeri mengeluh di Indonesia sering perizinannya lama sekali dan banyak sekali saudara-saudara sekalian ya," tegas Prabowo.

(hal/ara)

Sumber finance