Pm Hungaria Dulu Undang Netanyahu, Sekarang Malah Ancam Tangkap

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri terpilih Hungaria Peter Magyar sempat mengundang PM Israel Benjamin Netanyahu untuk ke negaranya, sebelum menyatakan bakal menangkap pemimpin Negeri Zionis itu.

Undangan itu Magyar sampaikan saat berbincang dengan Netanyahu pada 15 April lalu.

"Perdana Menteri terpilih Hungaria, Magyar, menyatakan niat untuk mempertahankan hubungan erat antara Hungaria dan Israel, dan mengundang Perdana Menteri Netanyahu untuk berperan-serta dalam upacara peringatan 70 tahun Revolusi Hungaria," demikian rilis Israel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepekan kemudian, Magyar menyampaikan pernyataan nan mengejutkan dibanding pemerintahan sebelumnya saat di bawah era Viktor Orban.

Dalam konvensi pers pada 20 April, dia mengatakan Hungaria, sebagai personil ICC, wajib menjalankan perintah badan peradilan internasional ini.

"Saya percaya bahwa jika suatu negara adalah personil Mahkamah Pidana Internasional, dan seseorang nan dicari pengadilan memasuki wilayah kita, maka orang itu kudu ditahan," kata dia saat konvensi pers, dikutip dari Sky News.

Orang nan dimaksud Magyar adalah Netanyahu. Pada November 2024, ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk PM Israel dan Menteri Pertahanan saat itu Yoav Gallant lantaran kejahatan perang imbas agresi di Jalur Gaza Palestina.

Hungaria menjadi satu-satunya negara Uni Eropa nan menolak keputusan ICC. PM Hungaria sebelumnya Orban merupakan sekutu dekat Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan punya relasi nan stabil dengan Netanyahu.

Netanyahu apalagi sempat menginjakkan kaki di Hungaria untuk berjumpa Orban pada April 2025, lima bulan setelah surat perintah penangkapan ICC rilis.

Momen ini jadi sorotan lantaran Hungaria adalah personil ICC nan semestinya punya tanggungjawab mematuhi perintah penangkapan. Namun di kesempatan tersebut, Orban mengumumkan penarikan Hungaria dari ICC dan menyatakan enggan menangkap Netanyahu.

Sebelumnya Magyar mengatakan sudah menyampaikan sikap Hungaria nan mau berasosiasi dengan ICC ke PM Netanyahu. Magyar menegaskan bakal menghentikan proses penarikan Hungaria sebelum rampung sepenuhnya.

Pernyataan terbaru itu tentu bakal jadi ujian bagi PM terpilih ini di pemerintahannya di masa mendatang.

(isa/dna/bac)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-internasional