Jakarta, CNN Indonesia --
Maskapai Spanyol Iberia Airways nan hendak membawa pemimpin gereja Katolik seluruh bumi sekaligus kepala negara Vatikan Paus Leo XIV ke Roma tak bisa terbang lantaran masalah teknis, Jumat (12/6).
Raja Spanyol Felipe VI sampai-sampai kudu turun tangan menangani masalah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Momen ini diceritakan wartawan CNN Christopher Lamb nan ikut dalam kunjungan Paus ke Spanyol pada 6-12 Juni.
"Kapten pesawat membikin pengumuman. Ada masalah teknis dan tak bisa lepas landas," tulis Lamb dalam laporan CNN.
Saat bepergian, Paus menggunakan pesawat komersil biasa, dan terbang berangkat menggunakan maskapai Italia ITA Airways.
Sementara itu, negara tuan rumah kerap menyediakan pesawat untuk mengantar perjalanan pulang pemimpin gereja Katolik ini.
Dalam perihal ini, Leo dan rombongan mulanya bakal menggunakan Iberia Airways untuk kembali ke Roma. Namun, pesawat itu mengalami masalah teknis.
Lamb menulis bahwa pesawat kepausan memang pernah mengalami masalah teknis di masa lalu, tetapi pesawat nan membawa Paus tak bisa lepas landas adalah perihal nan belum pernah terjadi sebelumnya.
"Akhirnya, kami diperintahkan untuk turun dari pesawat dan kemudian tersiar berita bahwa Paus ditawari pesawat pribadi Raja Spanyol untuk terbang kembali ke Roma," tulis dia.
Paus lampau turun dari Iberia Airways dan naik ke pesawat Falcon 900B Angkatan Udara Spanyol. Ini sekaligus menjadi akhir perjalanan Leo di negara Eropa tersebut.
Kunjungan Paus di Spanyol menarik banyak orang termasuk bagi sekitar 1,2 juta penduduk nan menghadiri Misa dan prosesi.
Leo juga menjadi paus pertama nan berpidato di parlemen Spanyol dan menerima tepuk tangan meriah selama tujuh menit dari seluruh perwakilan spektrum politik negara nan sangat terpolarisasi ini.
(bac)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·