Pelatih Oman Kasih Jempol Ke Timnas Indonesia: Terorganisir Dan Kuat

Sedang Trending 4 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih timnas Oman, Tarik Sektioui, tidak segan-segan memuji Timnas Indonesia setelah anak asuhnya kalah dengan skor cukup telak dalam laga FIFA Matchday, Jumat (5/6) di SUGBK.

Timnas Indonesia kali terakhir menang musuh Oman adalah pada 1988. Kini 38 tahun berselang, skuad Merah Putih era Rizky Ridho dan kawan-kawan kembali merasakan kemenangan atas Oman seperti nan pernah dilakukan Zein Al Haddad cs.

Tidak ada cerita menang untuk Oman. Sektioui pun langsung membuka konvensi pers dengan memuji Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami melawan tim nan sangat terorganisir dan kuat. Kami sudah katakan kemarin, mereka adalah tim modern tapi ini laga nan berfaedah untuk kedua tim," terang Sektioui dalam konvensi pers setelah pertandingan.

Hal lain nan membikin Timnas Indonesia punya nilai plus menurut Sektioui adalah kerja sama tim nan bagus.

"Mereka punya kualitas baik secara kolektif," tuturnya.

Sektioui pun menjelaskan maksud Indonesia sebagai 'tim modern'.

"Timnas Indonesia punya keahlian secara fisik. Jadi secara bentuk mereka bisa mengendalikan pertandingan di babak pertama. Mereka begitu sigap terutama di babak pertama," katanya.

Sosok nan pernah bermain di FC Porto itu pun menilai anak asuhnya tidak jelek-jelek banget musuh Indonesia, namun ada pembeda nan membikin arah pertandingan berubah.

"Babak pertama begitu taktis. Dari perspektif pandang itu, kami sebenarnya bermain bagus di babak pertama. Tapi gol dari Indonesia membikin posisi kami semakin susah terutama dari langkah kami mengatasi angin. Poin lain adalah ada kesalahan perseorangan nan menyebabkan gol musuh bertambah," papar Sektioui.

Pelatih asal Maroko nan baru menjadi pembimbing Oman pada 22 Maret 2026 itu berupaya memandang optimistis masa depannya berbareng skuad berjuluk Al Ahmar tersebut.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/abs)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-sport