Pelatih Iran Memanggil Peserta Piala Dunia 2026 Suarakan Ketidakadilan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Amir Ghalenoei berambisi pelatih-pelatih Piala Dunia 2026 menyuarakan ketidakadilan nan dihadapi Iran dari Amerika Serikat (AS).

Iran menjadi tim paling menderita di Piala Dunia 2026. Meski bertanding di Amerika Serikat, Iran terpaksa tinggal di Meksiko. Ini terjadi lantaran AS tak menerima Iran di wilayahnya.

Pada pertandingan pertama, melawan Selandia Baru, Iran tiba di AS hanya beberapa jam sebelum pertandingan. Begitu selesai laga, Iran diminta langsung meninggalkan AS. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iran mengeluhkan situasi ini kepada Gianni Infantino, Presiden FIFA. Infantino berjanji FIFA bakal memberikan akomodasi lebih baik kepada Iran untuk laga selanjutnya.

Menjelang laga melawan Belgia, Iran mendapat waktu lebih baik. Mehdi Taremi dan kawan-kawan bisa berada di AS sehari menjelang laga, tetapi tidak dalam tempo 24 jam.

Iran hanya diberi waktu 16 jam sebelum laga berada di wilayah AS. Sudah begitu Iran mendapat pengawasan ketat dari pihak AS selama masa persiapan pertandingan. 

Ghalenoei mengatakan, Iran berambisi solidaritas dari 47 tim Piala Dunia lainya. Ia berambisi mereka menyuarakan kondisi nan dialami Iran dalam Piala Dunia 2026 ini. 

"Saya meminta kepada 47 pembimbing lainnya, dan tidak satu pun dari mereka nan menjawab saya," kata Ghalenoei soal situasi Iran di Piala Dunia 2026, dilansir dari Yahoo News.

"Kami di sini untuk sepak bola, bukan politik, dan kita menegaskan itu lagi. Keluhan kita adalah tentang langkah mereka [Amerika Serikat] memperlakukan kami," katanya.

Banner Gempita Bola 2026

Ghalenoei sadar bahwa saat ini semua tim dalam kondisi konsentrasi dalam turnamen, tetapi Iran berambisi tidak berdiri sendiri. Ia berambisi tim lainnya juga menyuarakan kondisi Iran.

"Saya belum mendengar apa pun dari pembimbing lain, dan saya percaya mereka sibuk mempersiapkan tim mereka sendiri dan kita tidak pernah mengharapkan mereka untuk bereaksi."

"Namun, jika saya memandang tim lain diperlakukan seperti kita, saya bakal mengatakan sesuatu," ucap Ghalenoei soal situasi tidak nyaman nan sedang dihadapi Iran sendirian. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/nva)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-sport