Jakarta, CNN Indonesia --
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberi santunan ke mahir waris TNI nan bekerja di Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon (UNIFIL) usai tewas dalam serangan Israel pekan ini.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan Indonesia menjamin seluruh kewenangan dan masa depan prajurit nan tewas dalam bekerja di UNIFIL. Dia mengungkapkan total santunan mencapai Rp1,8 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akan diberikan KPLB [Kenaikan Pangkan Luar Biasa] kepada seluruhnya, dan kemudian hak-hak nan lain dari ASABRI (asuransi) mungki Rp350 juta bakal diberikan," kata Agus di Cimahi, Jawa Barat, pada Rabu (1/4).
Agus juga menjelaskan Indonesia memberi danasiwa pendidikan sebesar Rp30 juta bagi anak almarhum, dengan komitmen pengawalan proses sekolah hingga dewasa.
Lebih lanjut, dia menerangkan TNI bakal memberi penghasilan penuh sebesar 100 persen selama 12 bulan ke depan ditambah tabungan hari tua selama bertugas.
Rincian santunan nan diterima prajurit dari PBB
Secara lebih rinci, santunan tersebut berasal dari beberapa pos di antaranya tabungan asuransi sebesar Rp16.285.700, danasiwa per anak Rp30 juta, santunan akibat kematian unik Rp450.000.000 (450 juta), dan biaya perawatan jenazah (watzah) Rp7.500.000.
Selain itu, ada pula Tabungan Wajib Perumahan Angkatan Darat (TWP AD) Rp20.902.536 (20 jutaan), individual accident Rp10.000.000 (10 juta), dan santunan kematian dari PBB sebesar Rp1.200.000.000 (1,2 miliar).
Tiga personil TNI nan bekerja di UNIFIL tewas gegara serangan Israel ke Lebanon.
Dua personil TNI ialah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwaan tewas imbas ledakan di dekat Bani Hayyan pada 31 Maret. Di hari sebelumnya ialah pada 30 Maret, satu personil TNI Fahrizal Rhomadhon tewas gegara ledakan proyektil di sekitar Adchit Al Qusayr.
Sejak awal Maret, Israel menggempur habis-habisan Lebanon terutama Lebanon selatan dengan dalih menargetkan aset Hizbullah. Milisi ini tak tinggal diam. Mereka turut meluncurkan serangan ke Israel.
(isa/bac)
Add
as a preferred source on Google
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·