Pakistan Beber Gencatan As-iran Termasuk Lebanon, Israel Tolak Keras

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Pakistan Sehbaz Sharif selaku pihak mediator memastikan Lebanon termasuk dalam pihak gencatan senjata dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran.

Sharif menyampaikan pernyataan itu dalam unggahan di X pada Rabu (8/4).

"Dengan kerendahan hati nan sebesar-besarnya, saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Republik Islam Iran dan Amerika Serikat, berbareng dengan sekutu-sekutunya, telah sepakat untuk gencatan senjata segera di mana pun, termasuk Lebanon dan tempat lain, BERLAKU SEGERA," kata Sharif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia tak secara jelas menyebut Israel dan milisi nan dianggap mendukung Iran seperti Hizbullah di Lebanon dan Houthi di Yaman.

Sejak perang nan dimulai pada 28 Februari, AS meluncurkan operasi berbareng sekutu dekatnya nan juga musuh bebuyutan Iran, Israel. Setelah hari-hari itu, kedua negara tersebut terus menggempur negara di area Teluk Persia ini.

Iran membalas setiap serangan mereka. Lalu, saat Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dinyatakan meninggal akibat bombardir AS-Israel, Hizbullah ikut menggempur Negeri Zionis.

Pada awal Maret, Lebanon ikut membara lantaran perang Hizbullah dan Israel.

Sharif menyambut hangat kesediaan kepala negara untuk gencatan dan menyampaikan rasa terima kasih ke AS serta Israel.

"Dan mengundang delegasi mereka ke Islamabad pada hari Jumat, 10 April 2026, untuk bermusyawarah lebih lanjut guna mencapai kesepakatan nan konklusif untuk menyelesaikan semua perselisihan," ungkap Sharif.

Dia berambisi Perundingan Islamabad' sukses mencapai perdamaian nan berkepanjangan dan mau berbagi lebih banyak berita baik di hari-hari mendatang.

Namun, Israel membantah jika kesepakatan gencatan mencakup Lebanon.

Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengonfirmasi Israel telah menyetujui untuk "menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua minggu, dengan syarat Iran segera membuka Selat Hormuz dan menghentikan seluruh serangan terhadap Amerika Serikat, Israel, serta negara-negara di kawasan."

Namun, pernyataan tersebut juga menegaskan bahwa gencatan senjata dua minggu itu tidak mencakup Lebanon.

Selain itu, Israel menyatakan support terhadap upaya Amerika Serikat untuk memastikan Iran tidak lagi menjadi ancaman nuklir, rudal, maupun teror, meskipun Iran-berbeda dengan Israel-tidak saat ini mempunyai senjata nuklir.

(rds/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional