Pakar Prediksi El Nino 'super' Di 2026, Bisa Seserius Ini Efeknya

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Jakarta -

Para intelektual dan mahir di bagian suasana tengah memantau ketat kondisi El Nino nan berkembang di Samudra Pasifik. Fenomena ini berpotensi memicu lonjakan suhu dan menembus rekor panas dunia dalam waktu dekat.

Meski terlalu awal untuk memastikan gambaran komplit dari kejadian ini, sejumlah tanda sudah menunjukkan El Nino 'super' bisa berkembang tahun ini. Dengan support beberapa model, kejadian El Nino ini bisa menjadi salah satu nan terkuat nan pernah tercatat.

Dikombinasikan dengan pemanasan akibat krisis suasana nan dipicu aktivitas manusia, kondisi ini menempatkan bumi pada jalur untuk sekali lagi melampaui periode kritis kenaikan suhu rata-rata 1,5 derajat celsius di atas tingkat pra-industri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada beberapa model apalagi menunjukkan anomali suhu nan bisa melampaui 2 derajat celsius untuk pertama kalinya dalam pencatatan sejarah.

"Meski sebagian besar model memprediksi anomali suhu bulanan dunia bakal tetap di bawah 2 derajat celsius, kebenaran bahwa ada kemungkinan lebih dari nol persen untuk mencapai nomor itu sudah mengejutkan," jelas peneliti dari Union of Concerned Scientist, Marc Alessi, dikutip dari The Guardian.

El Nino adalah sebuah kejadian suasana alami nan ditandai oleh pemanasan permukaan laut di bagian tengah dan timur Samudra Pasifik tropis. Fenomena ini biasanya terjadi setiap dua bulan hingga tujuh tahun sekali dan berjalan antara 9 hingga 12 bulan.

Ketika El Nino terjadi, angin nan biasanya mendorong perairan hangat ke arah barat melemah alias berbalik arah, membikin suhu permukaan laut di area tersebut meningkat.

Dari pantauan terkini US Climate Prediction Center, kondisi saat ini sedang bertransisi dari La Nina menuju pola Netral. Tetapi, model-model suasana menunjukkan transisi sigap menuju El Nino.

Prakiraan terbaru nan dirilis dari International Research Institute for Climate and Society di Columbia University memberikan probabilitas 70 persen bahwa El Nino bakal berkembang pada Juni 2026. Hingga 94 persennya kemungkinan bakal memperkuat hingga akhir tahun.

Sementara itu, Met Office Inggris menyatakan kepercayaan besar bahwa kejadian ini bisa mencatatkan sejarah.

"Para intelektual memberi tahu kami bahwa ini bisa menjadi El Nino terkuat sejauh ini di abad ini," beber Met Office dalam pernyataannya pada pertengahan April 2026.

Apa Itu El Nino 'Super'?

El Nino 'super' merupakan istilah nan digunakan untuk menggambarkan El Nino sangat kuat dengan pemanasan permukaan laut lebih dari 2 derajat celsius di atas normal. Fenomena ini diketahui hanya terjadi beberapa kali sejak 1950, dan hanya sekali suhu melonjak melampaui 2,5 derajat Celsius.

US Climate Prediction Center menyebut kesempatan 50 persen bahwa El Nino kuat alias sangat kuat bakal berkembang antara November dan Januari mendatang. Dampaknya bisa terasa di beragam penjuru dunia.

El Nino condong menyebabkan kekeringan dan gelombang panas di Australia, Afrika Selatan dan Tengah, India, serta sebagian Amerika Selatan termasuk rimba Amazon. Sementara curah hujan ekstrem berpotensi melanda wilayah selatan Amerika Serikat, sebagian Timur Tengah, dan Asia Selatan-Tengah.

El Nino juga membalik pola badai, menekan aktivitas angin besar Atlantik, sekaligus meningkatkan kemungkinan angin besar tropis kuat di Pasifik.

Sebagai contoh, El Nino 'super' nan terjadi pada 2015 memicu kekeringan parah di Ethiopia, krisis pasokan air di Puerto Rico, dan musim hurikan galak di Pasifik tengah-utara. Meski demikian, para intelektual mengingatkan bahwa setiap kejadian El Nino berkarakter unik dengan variabilitas nan tinggi.

(sao/naf)

Sumber detik-health