Jakarta, CNN Indonesia --
Oxford United terancam jerat degradasi dari Championship musim 2025-2026 buntut performa nan tidak stabil dalam 44 pertandingan.
Kesebelasan nan dibela pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny, itu sekarang bercokol di ranking ke-22 klasemen Championship alias ranking ketiga dari bawah setelah memainkan 44 pertandingan.
The Yellows hanya mengemas 44 poin. Koleksi itu diraih dari 10 kemenangan, 14 hasil imbang, dan 20 kekalahan sepanjang musim ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Performa tim didikan Matt Bloomfield pun kian terpuruk. Dalam dua laga terakhir, Oxford United menelan dua kekalahan beruntun dari Wrexham dan Derby County.
Oxford United sekarang hanya menyisakan dua pertandingan, ialah melawan Sheffield Wednesday (25/4) dan Millwall (2/5).
Laga kontra Sheffield Wednesday, di atas kertas tetap bisa dilewati. Hal itu mengingat tim berjuluk The Owl menempati posisi ahli kunci dengan poin minus tiga.
Ujian sesungguhnya menanti Oxford saat berjumpa Millwall, tim papan atas Championship musim ini. Meski bakal bertemu tim ranking ketiga, pada pertemuan putaran pertama tahun lampau Oxford sukses menahan seri Millwall 2-2.
Namun kemenangan di dua laga sisa tak cukup bagi Oxford untuk lolos dari area merah. Pasalnya Charlton sebagai tim nan bertengger di ranking ke-21, hanya butuh satu poin untuk selamat. Charlton sekarang mengoleksi 50 poin.
Itu berarti, jika Oxford meraup dua kemenangan di laga sisa, poin Ole Romeny dkk hanya mentok di nomor 50. Torehan itu jelas tak bisa melampaui Charlton jika The Addicks sudah mengamankan satu poin di laga sisa.
Adapun Ole Romeny sendiri musim ini baru tampil dalam 15 pertandingan dengan total 343 menit bermain, di mana dua di antaranya sebagai starter saat melawan Charlton dan Preston pada Desember 2025 lalu. Hingga sekarang Ole belum pernah mencetak gol untuk Oxford.
(afr/nva)
Add
as a preferred source on Google
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·