Jakarta, CNN Indonesia --
Sirkuit Jerez nan menjadi venue bagi Moto3 Spanyol 2026 diharapkan memberikan tuah kepada pembalap Indonesia dari tim Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, pada 23-25 April nanti.
Jerez bukan sirkuit asing bagi Veda Ega. Pembalap kelahiran Gunungkidul itu sebelumnya sudah empat kali tampil di trek nan mempunyai lebih banyak tikungan kanan ini.
Empat penampilan tersebut dibukukan Veda Ega selama tampil dalam Red Bull MotoGP Rookies Cup 2024 dan 2025. Dalam empat penampilan tersebut, Veda kandas finis pada race pertama di Jerez pada 2024, lampau finis ke-11 dalam race kedua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setahun berikutnya, pembalap 17 tahun ini meraih podium ketiga dalam race pertama seri Jerez 2025 dan kandas finis pada race kedua.
Podium ketiga pada Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 pada seri Jerez bisa menjadi modal krusial bagi Veda Ega. Tuah Jerez tersebut diharapkan kembali muncul pada akhir pekan nanti.
Veda Ega Pratama jadi salah sau pembalap nan menyita perhatian pada Moto3 2026. Pasalnya, ranking ketiga pada Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 itu jadi salah satu debutan pada musim ini.
Meski baru kali pertama merasakan Moto3, performa Veda Ega tidak seperti debutan pada umumnya. Sejumlah praktisi balap motor menilai Veda Ega mempunyai kelebihan dalam keberanian, agresivitas, hingga kedewasaan dalam membalap.
Modal itu juga nan membikin Veda Ega finis kelima pada Moto3 Thailand 2026 dan meraih podium pertamanya di grand prix pada Moto3 Brasil 2026 dengan menempati posisi ketiga. Sayangnya, pada Moto3 Amerika, Veda Ega mengalami kecelakaan sehingga kandas finis.
(sry/nva)
Add
as a preferred source on Google
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·