Mengapa Iran Gunakan Yuan Pungut Tarif Di Selat Hormuz?

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Setelah menutup Selat Hormuz selama perang dengan Amerika Serikat dan Israel, Iran juga menerapkan mata duit Yuan untuk "tarif tol" bagi kapal tanker nan melintas.

Selama ini perdagangan bumi terlebih berangkaian dengan minyak dari Timur Tengah, kudu menggunakan dolar AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ekonom Harvard sekaligus mantan kepala ahli ekonomi IMF Kenneth Rogoff menilai langkah Iran mempunyai dua tujuan sekaligus.

"Iran serius memilih Yuan untuk menghindari hukuman AS dan memperkuat hubungan dengan China," ujarnya, melansir Al Jazeera.

Bagi China, penggunaan Yuan dalam perdagangan daya dinilai menguntungkan lantaran dapat mengurangi ketergantungan pada sistem finansial berbasis dolar.

Dikutip dari laman US-China Economic Security, Yuan digunakan sebagai solusi transaksi di luar jangkauan sistem finansial AS (SWIFT) nan sering digunakan untuk menjatuhkan sanksi.

Pembayaran minyak (Petro-yuan), China adalah pembeli utama minyak Iran. Dengan menggunakan Yuan, Iran memfasilitasi penjualan daya ke China tanpa memerlukan dolar.

Iran memasok China dengan minyak nan relatif murah dan merupakan mitra dalam upaya China untuk melemahkan tatanan dunia nan dipimpin AS, termasuk melalui organisasi multilateral pengganti seperti BRICS dan Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO).

Laman media Iran, Pars Today, menyebut perang terhadap Iran mempercepat de-dolarisasi, mendorong negara-negara Teluk Persia untuk mencari opsi lain, dan memberi China momentum nan tidak pernah mereka miliki sebelumnya.

(imf/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional