Jakarta, CNN Indonesia --
Marc Marquez mengaku kesulitan menunggangi motor Ducati di awal MotoGP 2026 dan perihal itu tak lepas dari pengaruh operasi bahu nan dia jalani pada Oktober lalu.
Marquez menyebut motor Ducati bisa tampil sigap di MotoGP Amerika. Namun long lap penalty nan dia jalani membikin dirinya tertinggal dari rombongan depan. Alhasil, dia tidak bisa naik podium di MotogP Amerika.
"Ya, saya tampil sigap di sana. Saya bisa terus melaju dengan kecepatan seperti itu."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bila saya tidak membuang waktu [dengan long lap penalty], juga saat menyalip Pecco [Bagnaia] dan Enea [Bastianini], saya bisa saja mengejar dan berkompetisi dengan DiGia [Fabio Di Giannantonio]," kata Marquez dikutip dari Crash.
Selain soal long lap penalty, Marquez juga membicarakan dirinya. Baby Alien menyebut dirinya juga butuh perubahan besar, bukan hanya motor Ducati, untuk bisa tampil impresif seperti tahun lalu.
"Motor itu jelas merupakan perihal nan penting, namun demikian juga saya. Saya juga sedang berjuang."
"Motor jelas merupakan satu hal, namun saya juga sama," ucap Marquez.
Meski demikian, Marquez tetap menyimpan optimisme di tengah situasi sulit. Ia percaya jika membikin start nan bagus, situasi balapan bakal lebih menguntungkan bagi dirinya.
"Saya memandang ulang balapan Thailand dan Brasil. Bila saya bisa menjalani tiga lap dengan baik, saya punya kesempatan untuk menang," ujar Marquez.
(ptr)
Add
as a preferred source on Google
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·