Mantan Wasit Fifa Kritik Keras Kontroversi Kartu Merah Camavinga

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan wasit FIFA Alfonso Perez Burrull menilai wasit Slavko Vincic salah menggunakan kewenangan atas kontroversi kartu merah Eduardo Camavinga.

Camavinga diganjar kartu merah oleh wasit Vincic dalam laga Bayern Munchen versus Real Madrid di Stadion Allianz Arena, Kamis (16/4) WIB. Camavinga mendapat kartu kuning dua kali di laga ini.

Kartu kuning kedua untuk Camavinga diberikan lantaran memegang bola beberapa detik usai melanggar Harry Kane. Tindakan wasit asal Slovenia ini dinilai tidak proporsional oleh Burrull. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sangat tidak proporsional untuk mengusir pemain lantaran tindakan seperti itu. Dia hanya menahan bola selama tiga detik," kata Burrull dalam program Marcador dilansir dari Marca.

"Dan wasit perlu lebih seimbang mengingat apa nan dipertaruhkan bagi tim dan, nan terpenting, dampaknya pada permainan. Ini nyaris merupakan penyalahgunaan wewenang."

Setelah kartu merah Camavinga, psikologis pemain Madrid di dalam pertandingan itu tidak lagi sama. dari awalnya unggul 3-2, Los Blancos jadi tertinggal 4-3 dalam sisa laga. 

Kekalahan ini membikin tim didikan Alvaro Arbeloa tersebut kandas melaju ke babak semifinal. Madrid kalah agregat 6-4 setelah kalah 1-2 di leg pertama dan takluk 3-4 di leg kedua.

Sehari sebelumnya, wakil Spanyol lainnya, Barcelona juga merasa dirugikan kepemimpinan wasit. Bahkan salah satu pemain Barcelona, Rafinha, merasa timya dirampok atas keputusan wasit. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/abs)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-sport