Malaysia Healthcare Travel Council | CNN Indonesia
Sabtu, 06 Jun 2026 11:47 WIB
Chief Executive Officer MHTC Suriaghandi Suppiah. (Foto: CNN Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia --
Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) berbareng Tourism Malaysia kembali memperkuat promosi wisata medis Malaysia di Indonesia melalui penyelenggaraan Malaysia Fair 2026 nan berjalan di Gandaria City, Jakarta, pada 4-7 Juni 2026.
Pameran ini menjadi arena untuk memperkenalkan jasa kesehatan, pariwisata, serta beragam akomodasi pendukung nan ditawarkan Malaysia kepada masyarakat Indonesia.
Malaysia Fair 2026 secara resmi dibuka oleh Chief Executive Officer MHTC Suriaghandi Suppiah, Chargé d'Affaires Malaysia untuk Indonesia Farzamie Sarkawi, Director General Tourism Malaysia Mohd Amirul Rizal Abdul Rahim, serta Brand Ambassador MHTC Dato' Sri Siti Nurhaliza.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadiran Dato' Sri Siti Nurhaliza menjadi simbol upaya Malaysia dalam mempromosikan wisata medis nan memadukan jasa kesehatan berkualitas, keramahan, dan kedekatan budaya dengan masyarakat Indonesia.
Chief Executive Officer MHTC Suriaghandi Suppiah mengatakan Indonesia tetap menjadi pasar terbesar dan terpenting bagi Malaysia Healthcare. Karena itu, MHTC terus memperluas jangkauan jasa dan info kepada masyarakat Indonesia, khususnya di Jakarta nan dinilai mempunyai posisi strategis.
"Indonesia terus menjadi pasar terpenting bagi Malaysia Healthcare dan Jakarta sebagai letak strategis bagi kami untuk menjangkau masyarakat Indonesia nan semakin mementingkan akses terhadap jasa kesehatan nan berbobot dan terjangkau," ujar Suriaghandi Suppiah dalam pembukaan Malaysia Fair 2026, Jumat (5/6).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Tourism Malaysia atas kerjasama nan terjalin dalam penyelenggaraan pameran tersebut. Menurutnya, kerja sama kedua pihak mencerminkan komitmen berbareng untuk memperkuat hubungan Malaysia dan Indonesia melalui sektor kesehatan dan pariwisata.
"Kolaborasi ini mencerminkan komitmen berbareng kita untuk memperkuat hubungan Malaysia dan Indonesia melalui sektor pariwisata dan kesehatan," katanya.
(Foto: CNN Indonesia)
Penyelenggaraan Malaysia Fair 2026 merupakan bagian dari kampanye Malaysia Year of Medical Tourism 2026 (MYMT 2026) nan mengusung tema Healing Meets Hospitality.
Melalui tema tersebut, Malaysia mau menegaskan posisinya sebagai lokasi wisata medis nan tidak hanya menawarkan jasa kesehatan berstandar internasional, tetapi juga pengalaman perawatan nan nyaman dan menyeluruh bagi pasien.
"Melalui Malaysia Fair 2026, kami berambisi dapat memperkenalkan kelebihan Malaysia sebagai destinasi kesehatan pilihan melalui beragam jasa ahli nan disediakan oleh 20 rumah sakit personil MHTC di sini," ujar Suriaghandi Suppiah.
Dalam pameran tersebut, sebanyak 20 rumah sakit personil MHTC datang untuk memperkenalkan jasa ahli kepada masyarakat Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Flagship Medical Tourism Hospital (FMTH) MHTC, ialah Island Hospital Penang, Institut Jantung Negara, Mahkota Medical Centre, dan Subang Jaya Medical Centre.
Lalu, ada pula rumah sakit personil lainnya, seperti Alpha IVF & Women's Specialists, Ampang Puteri Specialist Hospital, Cengild G.I Medical Centre, Damansara Specialist Hospital, Damansara Specialist Hospital 2, GenPrime Everlink Fertility Centre, Hospital Picaso, MSU Medical Centre, Northern Heart Hospital Penang, OasisEye Specialists, Optimax Eye Specialist Centre, Penang Adventist Hospital, Puteri Specialist Hospital, Regency Specialist Hospital, Sunway Medical Centre, dan Sunway Medical Centre Penang.
Pengunjung dapat berkonsultasi langsung dengan perwakilan rumah sakit, memperoleh info mengenai jasa kesehatan unggulan, serta mengeksplorasi beragam paket perjalanan dan lokasi wisata nan dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata medis di Malaysia.
Suriaghandi Suppiah menambahkan, Malaysia terus berupaya menghadirkan jasa kesehatan nan mengedepankan kualitas, pelayanan unggulan dan kemudahan akses bagi pasien internasional, termasuk dari Indonesia.
"Malaysia tidak hanya menawarkan perawatan kelas dunia, tetapi juga pengalaman jasa kesehatan nan ramah, nyaman, dan komprehensif," katanya.
Besarnya perhatian Malaysia terhadap pasar Indonesia tidak terlepas dari kontribusi signifikan nan diberikan visitor kesehatan asal Indonesia.
Sepanjang 2025, Indonesia menyumbang sekitar RM2,2 miliar alias nyaris 66 persen dari total pendapatan industri wisata medis Malaysia, meningkat 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada periode nan sama, jumlah penduduk Indonesia nan berobat ke Malaysia mencapai lebih dari 970.000 orang. Layanan nan paling banyak diminati meliputi pemeriksaan kesehatan, gastroenterologi, pengobatan kanker, endokrinologi, kardiologi, dan bedah ortopedi.
Penyelenggaraan Malaysia Fair 2026 turut didukung sejumlah mitra strategis, antara lain Batik Air, Econolab, JavaMifi, dan Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel. Dukungan tersebut diharapkan semakin memperkuat kerjasama lintas sektor dalam mendorong pengembangan wisata medis Malaysia di Indonesia.
"Kami berambisi kunjungan masyarakat ke Malaysia Fair 2026 bermanfaat, menyenangkan, dan membawa mereka lebih dekat dengan Malaysia," tutup Suriaghandi Suppiah.
Sementara itu, Dato' Sri Siti Nurhaliza turut membujuk masyarakat Indonesia nan memerlukan jasa kesehatan untuk mempertimbangkan Malaysia sebagai tujuan berobat. Menurutnya, negara tersebut tidak hanya menawarkan jasa medis, tetapi juga pengalaman wisata nan dapat dinikmati berbareng keluarga.
"Bagi masyarakat Indonesia nan memerlukan jasa kesehatan bisa ke Malaysia. Setelah itu Anda juga bisa jalan-jalan," kata Dato' Sri Siti Nurhaliza.
Pelantun lagu Cindai itu mengungkapkan bahwa ajakannya didasarkan pada pengalaman pribadi saat menjalani program fertilitas di Malaysia. Setelah berupaya selama bertahun-tahun, dia akhirnya sukses mendapatkan buah hati melalui penanganan medis nan diterimanya di negara tersebut.
Menurut Dato' Sri Siti Nurhaliza, pengalaman tersebut menunjukkan kualitas jasa kesehatan Malaysia, termasuk dalam bagian fertilitas dan kesehatan reproduksi. Karena itu, dia berambisi masyarakat Indonesia dapat memanfaatkan kesempatan di Malaysia Fair 2026 untuk memperoleh info lebih komplit mengenai beragam jasa kesehatan nan tersedia.
(inh/rir)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·