Lionel Messi Ultah Ke-39, Tubuh Bugar Berkat 12 Tahun Stop Makan Fast Food

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Jakarta -

Di kota Rosario, Provinsi Santa Fe, Argentina, 39 tahun nan lampau lahir seorang laki-laki berjulukan Lionel Andres Messi Cuccitini alias nan sekarang dikenal dengan Lionel Messi. Bocah laki-laki itu merupakan buah hati dari pasangan Jorge dan Celia.

La Pulga sekarang berumur 39 tahun, sebuah nomor kebanyakan pesepak bola ahli biasanya sudah mulai memutuskan untuk gantung sepatu. Namun, kapten Timnas Argentina ini tetap belum kehabisan magisnya, apalagi di pentas sepakbola paling akbar sejagat sekalipun.

Alih-alih meredup, bentuk Messi justru terbukti tetap sangat prima dan kompetitif di lapangan hijau. Untuk tetap berada di puncak performa global, La Pulga rupanya mempunyai kebiasaan menjaga kebugaran dan manajemen nutrisi nan sangat ketat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demi mempertahankan keahlian atletik serta kondisi bentuk elitnya, tim nutrisi Messi merancang diet unik nan berfokus pada eliminasi total gula olahan dan karbohidrat sederhana.

Sebagai gantinya, asupan harian sang kapten dibatasi secara ketat hanya pada lima kategori makanan organik berikut ini:

5 Pilar Makanan Organik di Piring Lionel Messi

  1. Hidrasi Premium: Mengonsumsi air murni dalam jumlah masif setiap hari guna menjaga hidrasi sel tubuh dan mengoptimalkan kegunaan organ dalam.
  2. Minyak Zaitun Extra Virgin: Digunakan sebagai minyak memasak utama. Minyak ini kaya bakal masam oleat nan menyehatkan jantung serta efektif mengelola kadar kolesterol darah.
  3. Biji-bijian Utuh: Sumber karbohidrat kompleks dengan indeks glikemik (GI) rendah. Fungsinya untuk menstabilkan gula darah, mengontrol lemak tubuh, dan memberikan pelepasan daya jangka panjang.
  4. Buah-buahan Segar: Menyuplai kebutuhan vitamin esensial dan antioksidan alami pembasmi radikal bebas.
  5. Sayuran Segar: Menyediakan serat makanan, mineral makro, serta masam lemak Omega-3 esensial bagi tubuh.

Puasa Fast Food Selama 12 Tahun Berturut-turut

Dikutip The Standard, umur panjang pekerjaan Messi bukan hanya buah dari apa nan dia konsumsi, melainkan dari kedisplinannya menghindari makanan tidak sehat.

Kisah ini bermulai pada tahun 2014 silam, saat mantan manajernya, Pep Guardiola, memberikan larangan keras. Pep memperingatkan bahwa jika Messi mau memperpanjang masa edarnya di level tertinggi, dia wajib memberlakukan larangan permanen terhadap minuman bersoda dan pizza.

Menunjukkan tingkat disiplin diri nan luar biasa, Messi tercatat sudah sepenuhnya menjauhi kedua makanan sigap saji tersebut selama dua belas tahun berturut-turut hingga tahun 2026 ini.

Alih-alih pizza, makanan pokok favorit peraih trofi Piala Dunia ini adalah ayam panggang nan disajikan berbareng sayuran akar, nan dimasak minimalis dengan sedikit garam dan percikan minyak zaitun.

Rahasia Otot Inti Berbasis Teknologi

Selain diet ketat, Messi melengkapi hari-harinya dengan program kebugaran terstruktur berbasis teknologi di pusat training fungsional.

Ia rutin menggunakan perangkat unik untuk mengaktifkan otot penstabil jaringan dalam (deep stabilizing muscles) nan kerap luput dari latihan standar. Tak hanya itu, latihan inti (core) tradisional seperti sit-up tetap menjadi menu wajib hariannya.

Secara anatomi, penguatan intensif pada otot punggung, perut, dan pinggul ini memberikan Messi stabilitas inti tubuh nan luar biasa.

Kombinasi inilah nan menciptakan 'pusat gravitasi rendah' serta percepatan eksplosif, membuatnya tetap bisa menggocek dan mengungguli bek-bek musuh nan usianya apalagi separuh dari usia Messi saat ini.

(sao/dpy)

Sumber detik-health