Lenovo Hadirkan Solusi Ai Untuk Industri Yang Tetap Utamakan Manusia

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Lenovo menawarkan solusi teknologi komplit untuk mendukung sektor industri dan pendidikan memasuki era AI. Namun, teknologi ini tidak bakal melupakan kontribusi pekerja manusia.

"Di (industri) 5.0, basically kita mengambil AI tapi dari sisi tenaga kerja itu kita nggak eliminate. Manusia itu sebagai sentral," kata Azis Wonosari, Solutions Consultant Lenovo Indonesia dalam sesi media Lenovo Tech Day di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

"Kalau kita ngomong AI otak, tapi kudu ada nan mengawasi, jadi tetap kita perlu manusia," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Azis menambahkan 93% konsumen Lenovo nan sudah menerapkan inisiatif AI mengharapkan return of investment (ROI) positif. Selain itu, perusahaan berambisi setiap USD 1 nan mereka investasikan untuk AI bakal menghasilkan USD 2,86.

Beberapa use case AI di industri manufaktur antara lain memperkirakan permintaan berasas info dan tren pasar, efisiensi operasional, kontrol kualitas, jasa pelanggan, memonitor keselamatan karyawan, dan lain-lain.

Lenovo mendemonstrasikan penggunaan AI di sistem kamera pengawas pabrik nan dapat memonitor jumlah tenaga kerja dan membaginya berasas gender. Sistem ini juga dapat mengenali jika ada tenaga kerja nan tidak mengenakan perangkat pelindung diri seperti helm dan memberikan peringatan proaktif.

Solutions Consultant Lenovo Indonesia Azis WonosariSolutions Consultant Lenovo Indonesia Azis Wonosari Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET

Azis mengatakan solusi manufaktur pandai ini sudah diterapkan di dua pabrik Lenovo di Hefei, China dan Monterrey, Meksiko. Solusi ini sukses membantu Lenovo mencapai 100% kecermatan operasi dan mengurangi ukuran penyimpanan hingga 23%.

"Jadi salah satu teknologi dalam smart warehouse kita adalah gimana kita bantu customer dengan menggunakan space nan ada, tapi kita maksimalkan penyimpanan produk di warehouse," jelas Azis.

Selain untuk manufaktur, solusi AI Lenovo juga dirancang untuk lembaga pendidikan. Lenovo menemukan mengambil AI generatif di kalangan mahasiswa di Asia Pasifik sudah mencapai 81%, tapi tetap terganjal prasarana nan belum siap, info nan belum terintegrasi, dan kompleksitas nan tinggi.

Imam Munajat, Client Solution Architect Lenovo Indonesia mengatakan solusi AI di ruang kelas mempunyai banyak use case, termasuk memantau aktivitas siswa.

"Mereka ada issue jika misalnya ada nan berantem, suka berantem alias bullying di kelas, misalnya. Gimana langkah AI itu bisa membantu untuk meng-utilize solusi-solusi terbaiknya?" ujar Imam dalam kesempatan nan sama.


(vmp/vmp)

Sumber detik-inet