Kiswah Ka'bah Tak Selalu Hitam, Pernah Diselimuti 2 Warna Ini

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Satu-satunya nan menjadi titik pusat jemaah haji di seluruh bumi adalah Ka'bah, sebuah kiblat di MekkahArab Saudi bagi umat Islam untuk salat.

Ka'bah, sebuah gedung bangunan berbentuk kubus nan ditinggikan sejak era Nabi Ibrahim itu, mempunyai kian penutup berwarna dasar hitam dengan sentuhan ornamen warna kuning keemasan nan disebut Kiswah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut laman Arab News, Kiswah bakal diganti pada hari kesembilan bulan Dzul Hijjah, mengikuti jejak Nabi Muhammad dan para sahabatnya.

Tak selalu berwarna hitam

Namun warna kiswah saat ini ialah hitam, bukanlah keharusan. Sejarah mencatat, kain penutup Kabah telah mengalami perubahan secara berkala sepanjang zaman.

Dr Fawaz Al-Dahas, kepala Pusat Sejarah Mekkah, mengatakan kepada Arab News, "Ka'bah pernah ditutupi dengan warna putih, merah, dan hitam, dan pilihan warna tersebut didasarkan pada keahlian finansial di setiap era."

Pernah menggunakan kain Qubati nan dibawa dari Mesir dan merupakan salah satu jenis kain terbaik nan digunakan untuk menutupi Ka'bah. Kain Kiswah Yaman juga merupakan kain berbobot dan paling terkenal pada masanya.

Mengenai argumen perubahan warna sepanjang zaman, Al-Dahas mengatakan bahwa putih adalah warna paling terang, tetapi tidak tahan lama. Warna putih sering robek, kotor, dan najis lantaran disentuh oleh para peziarah, dan lantaran tidak praktis alias tahan lama.

Warna putih kemudian digantikan dengan brokat hitam-putih dan Shimla nan digunakan untuk menutupi tenda-tenda Arab.

Bersambung ke laman berikutnya...

Add as a preferred
source on Google

Sumber cnn-internasional