Kisah Rumah Mike Tyson Diubah Jadi Gereja Usai Terbengkalai Sedekade

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Rumah mantan juara tinju dunia Mike Tyson sekarang telah berubah menjadi rumah ibadah, gereja, usai terbengkalai selama satu dekade.

Tyson membeli rumah mewah di Southington Township, Ohio dengan luas 25.000 persegi tersebut pada 1989. Rumah tersebut dibeli si Leher Beton saat di puncak kejayaan.

Rumah tersebut mempunyai kolam renang dalam ruang, jacuzzi, dan beberapa akomodasi mewah lainnya. Di rumah ini pula Tyson memelihara empat ekor harimau di dalam kandang. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Boxing Scene, Tyson membeli rumah tersebut dengan nilai US$300 ribu. Setelah satu dekade, tepatnya 1999, Tyson menjual rumah itu dengan nilai US$1,3 juta.

Yang membeli rumah mantan juara sejati kelas berat tinju ini adalah pengusaha kelas kakap, Paul Monea. Rupanya, Monea tidak memperkuat lama menguasai rumah di komplek elite tersebut.

Pada 2007, Monea dijatuhi balasan penjara selam 13 tahun lantaran pencucian uang. Rumah nan dibeli dari Tyson lantas dilelang dan dibeli polisi setempat dengan nilai US$600 ribu pada 2010. 

Sheriff Ohio lantas menyumbangkan rumah tersebut ke Gereja The Living Word Sanctuary untuk dijadikan tempat ibadah. Setelah menjalani sejumlah pemugaran, rumah itu resmi jadi gereja pada 2020.

"Lahan itu [bekas rumah Mike Tyson] tidak tersentuh selama 10 tahun," kata pendeta Living World, Nicholas De Jacimo kepada Warren-Tribune-Chronicle, dilansir dari Daily Mail.

De Jacimo mengatakan, hibah nan diberikan untuk gereja ini dianggap sebagai sebuah keajaiban. Rumah nan pernah menjadi letak pesta, sekarang telah menjadi rumah ibadah.

"Properti ini disumbangkan ke kami lantaran pemilik sebelumnya perlu menghapusnya dari pembukuan. Saya memberi tahu jemaat bahwa Tuhan betul-betul memberikan ini kepada kami," kata De Jacimo. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/ptr)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-sport