Kepala Staf Gabungan Milter As: Gencatan Senjata Hanya Jeda Perang

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat Jenderal Dan Caine mengatakan gencatan senjata dengan Iran bukan berfaedah perang betul-betul berhenti.

Ia mengatakan gencatan senjata ini hanya sebuah jarak perang. 

Militer AS menurutnya tetap siaga untuk melanjutkan pertempuran. Dilansir dari Reuters, Caine juga menyatakan tujuan AS di Iran telah tercapai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini disampaikan Caine saat memberikan keterangan berbareng Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, Rabu (8/4) pagi waktu setempat di Kementerian Pertahanan, Virginia, AS.

Caine juga menyebut AS telah menghancurkan lebih dari 13 ribu sasaran di Iran.

Sebanyak 80 persen sistem pertahan udara Iran diklaim Caine juga sudah hancur. Sementara 90 persen armada laut dan 90 persen pabrik senjata diklaim Caine juga sudah dilumpuhkan. 

"Butuh waktu bertahun-tahun bagi Iran untuk membangun kembali kapal perang mereka," kata Caine.

Keterangan pers ini diberikan keduanya usai Presiden Donald Trump membatalkan ancamannya untuk menyerang Iran besar-besaran dua jam sebelum tenggat nan diberikan bagi Iran untuk membuka Selat Hormuz.

Hegseth sendiri menyatakan AS sudah memenangi perang. Menurutnya ini ditandai dengan hancurnya program rudal Iran dan tidak lagi berfungsi.

Hegseth mengatakan militer AS saat ini tetap bberada di sekitar Timur Tengah untuk memastikan Iran mematuhi gencatan senjata dua pekan. Selain itu juga untuk memantau persediaan uranium nan diperkaya negara tersebut.

"Mengenai uranium, kami mengawasinya. Kami tahu apa nan mereka miliki, dan mereka bakal menyerahkannya, dan kami bakal mendapatkannya. Kami bakal mengambilnya jika perlu," kata Hegseth.

(tim/sur)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional