Jakarta -
Timnas Futsal Indonesia kandas juara Piala AFF Futsal 2026. Di final, Skuad Garuda kalah tipis 1-2 dari Timnas Futsal Thailand.
Laga tersebut tersaji di Nonthaburi Sports Complex Gymnasium, Nonthaburi, pada Minggu (12/4/2026). Hasil ini membikin anak asuh Hector Souto kudu rela menjadi runner up.
Di laga sengit tersebut, banyak momen-momen krusial nan membikin para penonton ikut berdebar. Seperti saat timnas Thailand mendapatkan second penalty dan detik-detik akhir Skuad Garuda melakukan power play untuk menyamakan kedudukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernah nggak sih detikers bertanya, kenapa para penonton di rumah juga ikut resah dan jantung berdebar? Padahal, mereka tidak secara langsung merasakan atmosfer pertandingan.
Dokter ahli jantung dr Giovanno Rachmanda Maulana, SpJP, FIHA dari Siloam Heart Hospital mengatakan deg-degan saat nonton timnas bermain bisa disebabkan oleh aspek emosional seperti cemas.
"Deg-degan itu sebenarnya saraf simpatis nan bekerja ya. Kan sistem saraf kita ada nan namanya sistem saraf otonom, otomatis," kata dr Gio kepada detikcom di Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026).
"Jadi jika kita cemas, alias kita lagi di menit 90 menuju final whistle, ketinggalan 2-1 misalnya, ya pasti kita berdebar-debar, keringetan. Itu sistem saraf otonom nan simpatis bekerja dengan kencang," sambungnya.
dr Gio menambahkan bahwa kejadian ini bisa terjadi ketika penonton sudah ikut 'masuk' ke dalam pertandingan. Meskipun mereka tidak betul-betul berada di letak dan merasakan tekanan laga sekalipun.
(dpy/up)
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·