Jakarta, CNN Indonesia --
Peresmian penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Amerika Serikat dan Iran tetap menjadi perhatian buletin internasional pada Rabu (17/6).
Perselisihan antara Presiden AS Donald Trump dan PM Israel Benjamin Netanyahu juga tetap menjadi sorotan. Berikut kilas buletin internasional:
Iran Bakal Dapat 'Kompensasi' Rp5.342 T usai Damai dengan AS
Iran bakal diguyur biaya investasi senilai US$300 miliar (sekitar Rp5.342 triliun), sebagai bagian dari kerangka perjanjian tenteram Amerika Serikat-Iran nan bakal ditandatangani 19 Juni di Swiss.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang sumber nan mengetahui perjanjian itu mengatakan biaya investasi tersebut dirancang untuk memberikan insentif ekonomi kepada kedua belah pihak, untuk mencapai kesepakatan akhir demi mengakhiri perang.
Keberadaan biaya investasi itu sebenarnya telah dilaporkan sebelumnya. Namun info terbaru mengungkap bahwa lebih dari separuh biaya investasi itu telah disalurkan, dan seluruhnya bakal terdiri dari biaya sektor swasta.
Ingin Rujuk, Presiden Korsel Minta Trump Bujuk Kim Jong Un
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung meminta Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membantunya berbaikan dengan Korea Utara.
Belum lama ini Trump mengunggah foto di media sosial, momen dirinya berbareng pemimpin Korut Kim Jong Un saat pertemuan mereka di Singapura pada 2018 lalu.
"Presiden Lee meminta agar dia (Trump) memimpin dalam mencapai resolusi tenteram untuk masalah Korea Utara, seperti halnya dia telah menyelesaikan bentrok di Timur Tengah," demikian pernyataan instansi Presiden Lee.
Isi Ledakan Amarah Trump ke Netanyahu Jelang AS-Iran Teken MoU
Presiden Donald Trump tampak frustrasi menghadapi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu jelang penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Amerika Serikat dan Iran.
MoU tersebut bakal ditandatangani pada 19 Juni di Swiss. Nantinya, kesepakatan ini jadi kerangka untuk mengakhiri perang AS-Iran nan berjalan sejak akhir Februari.
Kemarahan Trump bukan tanpa alasan. Dia geram sekaligus cemas Iran menolak untuk menandatangani MoU lantaran Netanyahu terus menggempur Lebanon.
(rds)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·