Kecerdasan Hingga Kesehatan, Mana Yang Warisan Ibu Atau Ayah?

Sedang Trending 1 hari yang lalu

CNN Indonesia

Jumat, 12 Jun 2026 14:15 WIB

Setiap anak bakal mewarisi gen tertentu dari orang tua, mulai dari urusan kepintaran hingga kesehatan. Ilustrasi. Setiap anak bakal mewarisi gen tertentu dari orang tua, mulai dari urusan kepintaran hingga kesehatan. (Istockphoto/ Fizkes)

Jakarta, CNN Indonesia --

Kalimat seperti 'anak ini pandai ya kayak ibunya' alias 'botaknya pasti nurun dari ayah' mungkin terdengar berkawan di banyak keluarga.

Anggapan seperti ini sepenuhnya bukan tanpa dasar, sejumlah penelitian memang menemukan ada sifat alias akibat kesehatan tertentu nan tampak lebih kuat, dengan gen dari ibu alias ayah. Namun, pewarisan sifat manusia pada dasarnya tidak sesederhana membagi karakter anak menjadi punya ibu dan punya ayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada dasarnya, setiap anak mewarisi DNA dari kedua orang tuanya. Hanya saja, pada beberapa kondisi, ada sifat nan tampak lebih dominan berasal dari salah satu pihak.

Berikut sejumlah karakter nan kerap dikaitkan dengan warisan genetik dari ibu alias ayah, seperti nan dikutip dari beragam sumber.

1. Kecerdasan

Mengutip dari National Library of Medicine, salah satu dugaan nan paling terkenal adalah kepintaran lebih banyak diwariskan dari ibu. Gen nan berangkaian dengan kepintaran berada pada kromosom X.

Karena wanita mempunyai dua kromosom X, sementara laki-laki hanya satu, ibu disebut punya kesempatan lebih besar mewariskan sifat genetik nan mengenai dengan kecerdasan.

Meski begitu, kepintaran jelas tidak dibentuk oleh gen saja. Faktor lingkungan, pendidikan, pola asuh, nutrisi, hingga kesempatan belajar juga ikut memengaruhi.

2. Risiko kanker

Berbeda dari beberapa sifat nan kerap dilekatkan pada satu pihak, akibat genetik untuk kanker tertentu bisa diwariskan dari ibu maupun ayah.Mutasi dalam gen dapat meningkatkan akibat sejumlah kanker, termasuk kanker payudara, ovarium, kolorektal, dan lainnya.

Yang kerap luput dipahami, gen pemicu akibat kanker ini tidak kudu datang dari garis family nan tampak sesuai.

Misalnya, gen nan meningkatkan akibat kanker tetek alias ovarium tetap bisa diwariskan dari ayah. Karena itu, riwayat kesehatan dari kedua sisi family sama pentingnya untuk diperhatikan.

3. Pola tidur

Kalau Anda merasa susah tidur dan rupanya ibu juga punya keluhan serupa, mungkin itu bukan kebetulan semata.Kecenderungan insomnia pada anak berasosiasi dengan indikasi mirip insomnia nan diwariskan oleh ibu.

Temuan ini menunjukkan pola tidur bisa punya komponen keturunan. Namun demikian, tentu saja aspek style hidup, stres, rutinitas, dan penggunaan ponsel sebelum tidur tetap berpengaruh besar.

4. Kolesterol tinggi

Ada orang nan sudah menjaga pola makan dan rutin berolahraga, tetapi kadar kolesterolnya tetap tinggi. Dalam beberapa kasus, kondisi ini memang bisa berangkaian dengan aspek genetik.

Salah satu contohnya adalah familial hypercholesterolemia, kondisi turunan nan membikin tubuh kesulitan mengatur dan membuang kolesterol dari darah.

Mutasi pada gen seperti ini bisa diwariskan dari ibu maupun ayah.Artinya, kadar kolesterol tidak hanya ditentukan kebiasaan makan, tetapi juga bisa dipengaruhi riwayat keluarga.

5. Kemampuan fokus

Kemampuan konsentrasi juga termasuk nan kerap dibahas dalam konteks genetik. Anak dari ibu dengan kadar serotonin otak nan lebih rendah mempunyai kemungkinan lebih tinggi mengalami ADHD di kemudian hari.

Meski demikian, konsentrasi dan perhatian tetap merupakan keahlian kompleks. Faktor biologis memang ada, tetapi pola asuh, lingkungan belajar, kualitas tidur, dan kondisi psikologis juga ikut memengaruhi.

6. Gangguan penglihatan

Melansir dari Reader Digest, beberapa gangguan mata tertentu seperti retinitis pigmentosa, dapat diwariskan dari orang tua.Dalam perihal ini, baik garis ibu maupun ayah sama-sama dapat berperan.

Jadi, jika ada riwayat gangguan penglihatan tertentu di keluarga, info dari kedua sisi family tetap krusial diketahui.

Simak selengkapnya di laman berikutnya..

Add as a preferred
source on Google

Sumber cnn-lifestyle