Kata-kata Toma Junior Popov Setelah Bawa Prancis Ke Final Thomas Cup

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Toma Junior Popov begitu ceria sehingga tidak bisa menangis ketika memastikan tiket final untuk Prancis dalam ajang Thomas Cup 2026.

Prancis mengalahkan India 3-0 dalam semifinal nan berjalan di Forum Horsens, Denmark, Minggu (3/5) awal hari waktu Indonesia.

Toma menjadi penentu langkah Prancis ke final Thomas Cup tahun ini setelah mengalahkan atlet senior India, Prannoy HS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dibanding perjuangan Christo Popov dan Alex Lanier pada dua pertandingan sebelumnya, Toma menjalani lama pertandingan nan lebih lama ialah 48 menit.

"Saya mau menangis, tapi tidak bisa, lantaran saya terlalu ceria dan terlalu bersuka cita dan saya tidak punya daya lagi," kata Toma nan menang 21-19, 21-16 atas Prannoy.

"Saya memberikan semuanya di lapangan. Ini luar biasa," ucapnya menambahkan dilansir dari situs resmi BWF.

Sebelumnya Christo mengalahkan Ayush Shetty 21-11, 21-9 dan menyumbang poin pertama untuk Prancis. Kemudian Alex Lanier menundukkan Srikanth Kidambi 21-16, 21-18.

Strategi tiga tunggal main lebih dulu kembali jadi pilihan Prancis. Ini terjadi lantaran Toma dan Christo bermain di sektor tunggal dan ganda.

Dalam patokan BWF jika ada pemain nan berkompetensi di dua sektor, maka pemain tersebut kudu bermain di sektor tunggal lebih dulu. Selain itu ada pula patokan soal pemain tidak boleh bermain secara berurutan.

Situasi tersebut membikin Prancis selalu memainkan strategi tiga tunggal dan dua ganda. Sejauh ini di Thomas Cup 2026, skuad Tricolore hanya kalah dari Thailand di laga pertama fase grup.

Selanjutnya Prancis bakal menghadapi China. Kemungkinan besar Prancis kembali bakal mengandalkan strategi tiga pemain tunggal main lebih dulu.

[Gambas:Video CNN]

(nva/nva)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-sport