Jakarta, CNN Indonesia --
Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin berhasil menyelamatkan Indonesia dari ancaman kekalahan tragis dari Thailand di laga kedua Thomas Cup 2026.
Fajar/Joaquin sempat tertinggal 20-21 dan kemudian 21-22 di gim penentuan. Hal tersebut berfaedah Indonesia berjarak satu poin saja dari kekalahan lantaran Fajar/Joaquin bermain saat Indonesia tertinggal 1-2 dari Thailand.
Dalam kondisi itulah, Fajar/Joaquin bisa dua kali selamat dari match point lawan. Mereka lampau menang 25-23 di gim penentuan sekaligus membikin Indonesia menyamakan kedudukan jadi 2-2.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Syukur alhamdulillah bisa mengambil poin dari lawan, menyamakan kedudukan. Partai nan sangat ramai, seru dan juga luar biasa rasanya bisa berpasangan dengan Joaquin. Ini strategi pembimbing dan kami berterima kasih bisa menjalankan tugas dengan baik."
"Saya sempat terlintas kekalahan dari pasangan Thailand ini saat tetap berpasangan dengan Rian, itu terjadi di Piala Thomas juga," tutur Fajar seperti dikutip dari rilis PBSI.
Fajar mengakui punya pengalaman jelek melawan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul saat tetap berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto. Ia apalagi sempat terlintas momen itu saat bertanding di Thomas Cup kali ini.
"Saya sempat terlintas kekalahan dari pasangan Thailand ini saat tetap berpasangan dengan Rian, itu terjadi di Piala Thomas juga."
"Masuk lapangan sempat tegang juga lantaran tim tertinggal 1-2. Tapi gimana kami mencoba rileks, mencoba enjoy di dalam lapangan. Di gim pertama tetap adaptasi, tetap belum klop permainannya tapi di gim kedua kami mencoba komunikasi dengan baik dan akhirnya bisa menerapkan strategi nan diinginkan," ucap Fajar.
Sedangkan Joaquin mengakui bahwa laga musuh Peeratchai/Pakkapon merupakan laga nan sengit. Terlebih Fajar/Joaquin sempat unggul 18-12 di gim penentuan tetapi kemudian dikejar.
"Tadi kami di gim ketiga sudah memimpin jauh dan saya rasa sudah cukup fokus, tidak mau terkejar poinnya. Namun musuh bermain sangat all out, tidak mau menyerah."
"Beberapa kali juga, mungkin total 6 kali di-fault servis saya dan a' Fajar. Cukup mengganggu tapi kami coba tidak memikirkan itu, konsentrasi cari satu poin demi satu poin lagi," kata Joaquin.
(ptr/rhr)
Add
as a preferred source on Google
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·