Israel Culik Kru Kapal Flotilla Berlayar Ke Gaza, Pm Malaysia Murka

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Pasukan Israel kembali mencegat kapal-kapal nan mengangkut support kemanusiaan untuk Jalur Gaza Palestina, Global Sumud Flotilla (GSF), dan menculik para aktivis di dalamnya.

Dalam rilis resmi, GSF menyebut Israel menyulik penduduk sipil dan melakukan tindakan berbahaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tindakan Israel menandai eskalasi nan rawan dan belum pernah terjadi sebelumnya, penculikan penduduk sipil di tengah Laut Mediterania, lebih dari 600 mil (sekitar 1.000 km) dari Gaza, di hadapan seluruh dunia," demikian rilis GSF, dikutip NPR.

Kapal support kemanusiaan GSF kali ini berangkat dari Barcelona. Di situs resmi mereka, terdapat 65 kapal nan berperan-serta dan diikuti ratusan orang dari 70 negara termasuk Indonesia dan Malaysia.

Menurut pencari kapal nan dipublikasikan di situs web GSF, 28 kapal sudah dicegat di perairan internasional di sebelah barat Kreta, sisanya tetap berlayar hingga Kamis sore.

[Gambas:Twitter]

Israel sementara itu tak membantah mereka membawa para penumpang kapal.

Kementerian Luar Negeri Israel dalam pernyataan resmi menyebut pasukan telah membawa sekitar 175 aktivis dari sekitar 20 kapal nan berperan-serta dalam armada ke Israel.

Penculikan itu termasuk sejumlah penduduk Malaysia nan mengikuti misi kemanusiaan ini.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim murka dan mengecam tindakan Israel.

"Saya mengutuk tindakan biadab rezim Zionis Israel terhadap misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional," kata Anwar di X.

Dia menekankan tindakan Israel melanggar norma laut dan nilai-nilai kemanusiaan secara universal. Anwar juga meminta semua pihak bertindak secepat mungkin untuk memastikan keamanan penduduk Malaysia nan diculik.

"Malaysia mendesak agar semua pihak bertindak segera dan memastikan tak ada kekerasan terhadap semua para aktivis, termasuk 10 rakyat Malaysia nan sekarang ditahan dan putus komunikasi," jelas Anwar.

"Keselamatan mereka kudu dijamin tanpa kompromi."

(isa/rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional