Isi 14 Poin Mou As-iran Untuk Akhiri Perang

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat resmi merilis nota kesepahaman (MoU) dengan Iran pada Rabu (17/6) setelah Presiden Donald Trump dan Presiden Masoud Pezeshkian resmi menekan MoU itu secara digital.

Dokumen itu berjudul "Nota Kesepahaman Islamabad antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu pejabat AS mengatakan MoU ini merupakan kesepakatan nan memungkinkan pembukaan Selat Hormuz hingga mewajibkan Iran untuk menghancurkan nuklir.

"Dan kemudian memberi kita kendali di mana jika Iran meningkatkan perilaku baik mereka, kita bakal merespons dengan meningkatkan jenis keringanan ekonomi dan hukuman nan dapat menjadikan mereka negara nan lebih makmur," kata dia, dikutip CNN.

MoU itu semula bakal ditandatangani di Burgenstok, Swiss pada Jumat (19/6). Delegasi Iran bakal dipimpin Ketua DPR sekaligus komandan Garda Revolusi Islam (IRGC) Mohammed Bagher Ghalibaf.

Namun, Gedung Putih dan Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi presiden dari kedua negara telah meneken MoU itu secara digital sehingga pertemuan di Swiss tidak bakal ada peresmian penandatanganan MoU lagi.

Berikut isi MoU AS-Iran nan sudah dirilis Washington:

Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah sepakat berbareng dengan itikad baik pada tanggal [masih kosong] mengenai hal-hal berikut:

1. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran beserta sekutu-sekutunya dalam perang saat ini menandatangani Nota Kesepahaman ini untuk menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua front, termasuk di Lebanon, dan berjanji mulai sekarang untuk tidak memulai perang alias operasi militer apa pun terhadap satu sama lain, dan untuk menahan diri dari ancaman alias penggunaan kekerasan terhadap satu sama lain, serta menjamin integritas teritorial dan kedaulatan Lebanon. Kesepakatan akhir bakal mengonfirmasi penghentian permanen perang di semua front, termasuk di Lebanon dan ketentuan lain dalam paragraf ini.

2. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran berjanji untuk saling menghormati kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing serta menahan diri dari kombinasi tangan dalam urusan internal masing-masing.

3. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran berkomitmen untuk bermusyawarah dan mencapai kesepakatan akhir dalam waktu maksimal 60 hari, nan bisa diperpanjang dengan persetujuan bersama.

4. Segera setelah penandatanganan MOU ini, Amerika Serikat bakal mulai mencabut blokade angkatan lautnya dan segala gangguan alias halangan terhadap Republik Islam Iran, dan bakal sepenuhnya mengakhiri blokade angkatan laut dalam waktu 30 hari.

Selama periode ini, lampau lintas kapal bakal sebanding dengan jumlah lampau lintas pra-perang nan dipulihkan oleh Republik Islam Iran. Amerika Serikat selanjutnya berjanji untuk menarik pasukannya dari dekat Republik Islam Iran dalam waktu 30 hari setelah kesepakatan akhir.

5. Setelah penandatanganan MOU ini, Republik Islam Iran bakal melakukan upaya terbaiknya untuk memastikan kelancaran lampau lintas kapal jual beli tanpa biaya, hanya selama 60 hari, dari Teluk Persia ke Laut Oman dan sebaliknya.

Lalu lintas kapal jual beli bakal segera dimulai, dan dengan mempertimbangkan kebutuhan untuk menghilangkan halangan teknis dan militer, serta pembersihan ranjau oleh Republik Islam Iran bakal dilakukan dalam waktu 30 hari.

Republik Islam Iran bakal melakukan perbincangan dengan Kesultanan Oman untuk menentukan manajemen dan jasa maritim di masa depan di Selat Hormuz dalam obrolan dengan negara-negara pesisir Teluk Persia lainnya sesuai dengan norma internasional nan bertindak dan kewenangan kedaulatan negara-negara pesisir Selat Hormuz.

6. Amerika Serikat berbareng mitra regionalnya berkomitmen untuk mengembangkan rencana pasti nan disepakati berbareng dengan biaya setidaknya USD 300 miliar untuk rekonstruksi dan pembangunan ekonomi Republik Islam Iran. Mekanisme penyelenggaraan rencana ini bakal diselesaikan sebagai bagian dari kesepakatan akhir dalam waktu 60 hari. Semua lisensi, pengecualian, dan izin nan diperlukan untuk transaksi finansial mengenai bakal diberikan oleh Amerika Serikat.

7. Amerika Serikat berjanji untuk mengakhiri semua jenis hukuman terhadap Republik Islam Iran, termasuk resolusi Dewan Keamanan PBB, resolusi Dewan Gubernur IAEA, dan semua hukuman unilateral AS, baik primer maupun sekunder, sesuai agenda nan disepakati sebagai bagian dari kesepakatan akhir.

Republik Islam Iran dan Amerika Serikat mengakui pentingnya rumor pengakhiran hukuman nan disebutkan di atas, dan menyatakan niat mereka untuk segera membahas isu-isu ini dalam negosiasi guna mencapai kesepakatan bersama.

8. Republik Islam Iran menegaskan kembali bahwa mereka tidak bakal memperoleh alias mengembangkan senjata nuklir.

Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah sepakat untuk menyelesaikan pembuangan material nan diperkaya nan ditimbun sesuai dengan sistem nan bakal disepakati berbareng sesuai dengan agenda nan disebutkan dalam paragraf tujuh, dengan metodologi minimum berupa pencampuran di tempat di bawah pengawasan IAEA.

Kedua pihak juga sepakat untuk membahas masalah pengayaan dan hal-hal lain nan disepakati berbareng mengenai dengan kebutuhan nuklir Republik Islam Iran, berasas kerangka kerja nan memuaskan nan disepakati dalam kesepakatan akhir. Kesepakatan akhir bakal mengonfirmasi ketentuan paragraf ini.

Amerika Serikat dan Republik Islam Iran mengakui pentingnya isu-isu nuklir nan disebutkan di atas. Mereka menyatakan niat mereka untuk segera membahas isu-isu ini dalam negosiasi untuk mencapai kesepakatan bersama.

9. Sembari menunggu kesepakatan akhir, Amerika Serikat dan Republik Islam Iran sepakat untuk mempertahankan status quo. Republik Islam Iran bakal mempertahankan status quo program nuklirnya saat ini, dan Amerika Serikat tidak bakal memberlakukan hukuman baru dan tidak bakal mengerahkan pasukan tambahan di area tersebut.

10. Amerika Serikat berjanji bahwa segera setelah penandatanganan MOU ini dan hingga pencabutan sanksi, Kementerian Keuangan AS bakal mengeluarkan pengecualian untuk ekspor minyak mentah Iran, produk minyak bumi dan turunannya, serta semua jasa terkait, termasuk transaksi perbankan, asuransi, transportasi, dll.

11. Amerika Serikat berjanji untuk sepenuhnya menyediakan biaya dan aset Republik Islam Iran nan dibekukan alias dibatasi untuk digunakan setelah penerapan Nota Kesepahaman ini.

Amerika Serikat dan Republik Islam Iran bakal saling menyepakati prosedur mengenai pelepasan biaya tersebut selama negosiasi. Dana tersebut, baik nan disimpan di rekening original maupun nan ditransfer, bakal sepenuhnya dapat digunakan untuk pembayaran kepada penerima faedah akhir nan ditunjuk oleh Bank Sentral Republik Islam Iran.

Amerika Serikat berjanji untuk menerbitkan semua lisensi dan otorisasi nan diperlukan sesuai dengan ketentuan.

12. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran sepakat bahwa sistem pelaksana bakal dibentuk untuk memantau keberhasilan penyelenggaraan MOU ini dan kepatuhan di masa mendatang terhadap kesepakatan akhir.

13. Setelah penandatanganan MOU ini, dan dengan syarat dimulainya penyelenggaraan paragraf 1, 4, 5, 10 dan 11 dari MOU ini, serta kelanjutan penyelenggaraan langkah-langkah tersebut, Amerika Serikat dan Republik Islam Iran bakal memulai negosiasi mengenai kesepakatan akhir secara eksklusif pada paragraf-paragraf lainnya.

14. Kesepakatan akhir bakal disahkan melalui resolusi Dewan Keamanan PBB nan mengikat.

(isa/rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional