Iran Siaga Penuh Meski Setuju Setop Tembak Rudal Ke Israel

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Iran mengumumkan penghentian serangan terhadap Israel, namun memperingatkan bakal adanya respons nan "menghancurkan" jika serangan Zionis ke Lebanon terus berlanjut.

"Menyusul agresi dan kejahatan rezim Zionis di Lebanon Selatan dan wilayah Dahiya, nan terjadi dengan support Amerika Serikat, Iran memberikan respons pada rezim ini demi mendukung rakyat Lebanon nan tertindas," demikian pernyataan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, selaku komando terpadu tertinggi militer Republik Islam Iran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Militer Iran juga menyebut Israel dan pendukungnya semestinya telah belajar dari respons Teheran.

"Atas dasar ini penghentian operasi angkatan bersenjata diumumkan," lanjut pernyataan itu, seperti dilaporkan Anadolu Agency.

Namun mereka menegaskan kembali bahwa jika agresi dan kejahatan berlanjut, termasuk di Lebanon Selatan, maka tindakan nan jauh lebih keras dan menghancurkan bakal segera dilakukan.

Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat awal pekan ini setelah Israel membombardir ibu kota Lebanon, Beirut, di tengah gencatan senjata nan tetap berlangsung.

Serangan Israel ke Lebanon ini nan mendorong Iran untuk meluncurkan serangan rudal ke Israel utara sebagai balasan.

Setelah saling serang, Israel dan sekutunya Amerika Serikat mengirimkan pesan nan menyatakan bahwa tidak bakal ada serangan lebih lanjut nan diluncurkan oleh Israel, jika Iran tidak melanjutkan penembakan.

Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Presiden AS Donald Trump menyerukan Iran dan Israel untuk menghentikan pertempuran segera.

(dna)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-internasional