Investasi Awal 2026 Capai Rp497 Triliun, Rosan Yakin Target Tahunan Tercapai

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani (kanan) didampingi Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu (kiri) menyampaikan paparan saat rapat kerja dengan Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026). Rapat tersebut membahas realisasi program kerja triwulan I Tahun Anggaran 2026 dan pertimbangan penerapan OSS terintegrasi. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YU

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani (kanan) didampingi Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu (kiri) menyampaikan paparan saat rapat kerja dengan Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026). Foto: ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengikuti rapat kerja dengan Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026). Rapat tersebut membahas realisasi program kerja triwulan I Tahun Anggaran 2026 dan pertimbangan penerapan OSS terintegrasi. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YU

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani optimis sasaran investasi tahun 2026 bisa tercapai. Menurut Rosan, sasaran investasi triwulan I-2026 sebesar Rp 497 triliun sudah tercapai. Capaian tersebut tumbuh sekitar 7% secara tahunan. Penyerapan tenaga kerja dari investasi tersebut juga diproyeksikan mencapai sekitar 627 ribu orang, naik 5,5%. Foto: ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani (tengah) didampingi Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu (kiri) dan Sekjen Kementerian Investasi dan Hilirisasi Rudy Salahuddin (kanan) menyampaikan paparan saat rapat kerja dengan Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026). Rapat tersebut membahas realisasi program kerja triwulan I Tahun Anggaran 2026 dan pertimbangan penerapan OSS terintegrasi. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YU

Rosan menyebut investasi tersebut berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA). Negara asal investasi tetap didominasi oleh Singapura, China, Jepang, Korea Selatan, serta Amerika Serikat (AS) di tengah beragam tantangan dunia nan tetap berlangsung. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada periode 2025-2029. Berdasarkan info nan dipaparkan, sasaran investasi pada 2024 dipatok sebesar Rp 1.650 triliun, lampau naik menjadi Rp 1.905,6 triliun pada 2025, dan Rp 2.041,3 triliun pada 2026. Foto: ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA

Sumber finance