CNN Indonesia
Minggu, 26 Apr 2026 06:50 WIB
Film biopik Michael Jackson berjudul Michael menuai beragam tanggapan setelah penayangan perdana di Los Angeles, AS, pada Senin (20/4). (dok. Lionsgate via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --
Film biopik Michael Jackson bertajuk Michael menuai beragam tanggapan setelah penayangan perdana di Los Angeles, AS, pada Senin (20/4).
Mengisahkan perjalanan epik sang Raja Pop dari masa keemasan Jackson 5 hingga pekerjaan solonya nan legendaris, salah satu poin nan disepakati first reviews adalah transformasi luar biasa Jaafar Jackson sang pemeran utama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jaafar Jackson nan merupakan keponakan Michael Jackson sekaligus putra dari Jermaine Jackson dinilai bisa menghidupkan kembali sosok Michael dengan kecermatan nan menakjubkan.
"Jaafar Jackson luar biasa dalam movie Michael. Benar-benar membikin Anda lupa bahwa dia bukanlah Michael nan asli. Penampilan nan sangat memukau," puji kritikus Daniel Howat dari Las Vegas Film Critics Society
Sentimen serupa disampaikan Matthew Belloni dari The Hollywood Reporter nan menyoroti dedikasi Jaafar pada detail.
"Saya tahu suaranya mungkin dibantu, tetapi sikap, aktivitas tari, dan keseluruhan penampilannya betul-betul menakjubkan untuk ditonton," tulisnya.
Antusiasme juga datang dari fans nan menganggap movie ini sebagai penghormatan nan layak bagi sang ikon.
Akun Jones Vibes menyebut Michael sebagai "film riwayat hidup musikal terbaik nan pernah saya tonton" dan memuji keberhasilan movie ini dalam menyajikan warisan musik nan abadi.
Hal senada diungkapkan Kelsey Nicole Nelson nan memberikan skor sempurna 10/10, seraya menambahkan bahwa movie ini memberinya wawasan baru tentang sosok Raja Pop tersebut.
Namun, di kembali sanjungan terhadap performa Jaafar, Michael tak luput dari kritik tajam. Beberapa penonton menyayangkan kedalaman narasi movie ini nan dinilai kurang menggali sisi manusiawi di kembali ketenaran sang legenda.
"Selebihnya dari movie ini sangat klise. Para fans bakal menyukai penampilan musiknya, tetapi sayangnya tidak ada sisi kemanusiaan di baliknya," kritik Daniel Howat lebih lanjut.
Kritik senada juga datang dari kritikus movie Edward Douglas nan merasa alur movie ini condong monoton.
"Saya biasanya menikmati movie riwayat hidup musik nan bagus, tetapi Michael sangat membosankan dan monoton, mungkin lantaran kita sudah tahu kisah MJ dan ini nyaris sepenuhnya pagelaran Colman Domingo, hanya untuk fans berat saja," tulisnya.
Michael merupakan movie hasil produksi Graham King, sosok visioner di kembali kesuksesan Bohemian Rhapsody.
Dengan kelebihan kewenangan penggunaan katalog musik original Michael Jackson, movie ini menawarkan production value kelas atas nan didukung deretan pemeran papan atas, termasuk Colman Domingo sebagai Joe Jackson.
Ada pula Nia Long sebagai Katherine Jackson, serta Miles Teller sebagai John Branca. Sementara itu, sosok Michael muda diperankan oleh Juliano Krue Valdi.
Michael tayang 22 April di bioskop Indonesia.
(van/chri)
Add
as a preferred source on Google
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·