CNN Indonesia
Senin, 22 Jun 2026 16:15 WIB
Terpikir untuk pindah kewarganegaraan? Nah, rupanya ada sejumlah negara nan memungkinkan seseorang membeli status kebangsaan mereka. (iStockphoto/MarBom)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pernah berpikir untuk pindah kewarganegaraan? Nah, rupanya ada sejumlah negara nan memungkinkan seseorang membeli status kewarganegaraan mereka.
Kewarganegaraan adalah status norma nan menunjukkan keanggotaan dan ikatan resmi antara seseorang dengan suatu negara. Ikatan ini berkarakter politis dan yuridis, nan melahirkan kewenangan dan tanggungjawab timbal kembali antara perseorangan dan negara tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain diberikan sejak lahir, status kebangsaan bisa diperoleh melalui proses norma (pewarganegaraan alias naturalisasi) bagi penduduk negara asing nan memenuhi syarat tertentu.
Uniknya, ada beberapa negara nan mempunyai persyaratan sangat mudah untuk mendapatkan kebangsaan di negara mereka alias dikenal sebagai 'visa emas'. Berikut daftarnya.
1. Turki
Melansir dari situs Veranda, negara nan mudah memberikan kebangsaan pertama adalah Turki. Negara ini menjadi salah satu negara nan cukup terkenal lantaran menawarkan kebangsaan melalui investasi.
Calon penduduk negara dapat memperoleh paspor Turki dengan membeli properti senilai minimal US$400 ribu alias sekitar Rp7,1 miliar dalam kurs saat ini. Alternatif lainnya adalah menyimpan biaya minimal US$500.000 alias sekitar nyaris Rp8,9 miliar di bank Turki.
Jika seluruh persyaratan terpenuhi, proses pengajuan kebangsaan dapat selesai dalam waktu beberapa bulan.
2. Dominika
Negara kepulauan di Karibia ini mempunyai program kebangsaan melalui kontribusi biaya pembangunan nasional. Pemohon dapat memperoleh kebangsaan dengan memberikan bantuan mulai US$200.000 alias sekitar Rp3,5 miliar dalam kurs saat ini.
Dominika menjadi salah satu pilihan nan relatif lebih terjangkau dibanding banyak program kebangsaan melalui investasi di negara lain.
3. Saint Kitts dan Nevis
Saint Kitts dan Nevis merupakan negara nan dikenal sebagai pelopor program kebangsaan melalui investasi. Untuk memperoleh paspor negara ini, pemohon perlu memberikan kontribusi minimal US$250.000 alias sekitar Rp4,4 miliar, belum termasuk biaya manajemen dan hukum.
Keunggulan utamanya adalah paspor Saint Kitts dan Nevis memberikan akses bebas visa ke banyak negara di dunia.
4. Vanuatu
Vanuatu menawarkan salah satu program kebangsaan tercepat di dunia. Calon penduduk negara cukup memberikan kontribusi mulai US$130.000 alias sekitar Rp2,3 miliar kepada program pembangunan negara tersebut.
Prosesnya bisa selesai dalam waktu satu hingga dua bulan, tanpa syarat tinggal dalam jangka panjang maupun tes bahasa.
5. Argentina
Bagi nan tidak mempunyai biaya miliaran rupiah untuk investasi, Argentina menawarkan jalur naturalisasi nan relatif cepat.
Seseorang dapat mengusulkan kebangsaan setelah tinggal secara legal selama sekitar dua tahun di negara tersebut. Masa tunggu ini jauh lebih singkat dibanding banyak negara lain nan mengharuskan masa tinggal lima hingga sepuluh tahun.
Karena itu, Argentina sering disebut sebagai salah satu negara dengan jalur naturalisasi tercepat di dunia.
6. Polandia
Polandia menjadi salah satu pilihan menarik di Eropa bagi penduduk asing nan mau mendapatkan kebangsaan melalui jalur tinggal tetap.
Setelah memenuhi syarat residensi dan izin tinggal nan berlaku, penduduk asing dapat mengusulkan naturalisasi dalam waktu nan relatif lebih sigap dibanding beberapa negara Eropa lainnya.
Kewarganegaraan Polandia juga memberikan untung berupa akses tinggal dan bekerja di negara-negara Uni Eropa.
Demikian beragam negara nan mudah memberikan kewarganegaraan. Sebelum mengusulkan kebangsaan negara lain, WNI perlu mempertimbangkan akibat hukumnya.
Indonesia tidak mengakui kebangsaan dobel bagi orang dewasa sehingga memperoleh paspor negara lain dapat menyebabkan hilangnya status sebagai penduduk negara Indonesia.
(sac/fef)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·