Hari Buruh 2026: Dprd Palangka Raya Soroti Kesejahteraan Pekerja

Sedang Trending 20 jam yang lalu

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) kembali menjadi momentum bagi para pekerja untuk menyuarakan aspirasi mengenai kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja. Berbagai rumor seperti bayaran layak, agunan sosial, hingga kepastian kerja tetap menjadi perhatian utama.

Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya dari Fraksi PAN, Syaufwan Hadi menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh semestinya tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mendorong lahirnya kebijakan konkret nan berpihak kepada pekerja.

“May Day ini kudu dimaknai sebagai refleksi bersama. Pemerintah dan pihak perusahaan perlu memastikan bahwa hak-hak pekerja betul-betul terpenuhi, baik dari sisi upah, perlindungan hukum, maupun agunan sosial,” ujar Syaufwan Hadi, Jumat (1/5/2026).

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan izin dan pengawasan terhadap perusahaan agar tidak terjadi pelanggaran terhadap hak-hak tenaga kerja, terutama bagi pekerja perjanjian dan sektor informal nan dinilai tetap rentan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan pelaku upaya menjadi kunci dalam menciptakan hubungan industrial nan sehat dan berkeadilan.

Selain itu, Syaufwan Hadi mendorong peningkatan program training dan pengembangan keahlian bagi tenaga kerja lokal agar bisa bersaing di tengah dinamika bumi kerja nan terus berubah.

Peringatan Hari Buruh tahun ini diharapkan menjadi titik awal bagi perbaikan sistem ketenagakerjaan, khususnya di Kota Palangka Raya, sehingga kesejahteraan pekerja dapat meningkat secara berkelanjutan.

Electronic money exchangers listing

“Kami di DPRD bakal terus mendorong kebijakan nan pro terhadap pekerja, agar kesejahteraan mereka semakin baik ke depannya,” tutupnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) kembali menjadi momentum bagi para pekerja untuk menyuarakan aspirasi mengenai kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja. Berbagai rumor seperti bayaran layak, agunan sosial, hingga kepastian kerja tetap menjadi perhatian utama.

Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya dari Fraksi PAN, Syaufwan Hadi menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh semestinya tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mendorong lahirnya kebijakan konkret nan berpihak kepada pekerja.

“May Day ini kudu dimaknai sebagai refleksi bersama. Pemerintah dan pihak perusahaan perlu memastikan bahwa hak-hak pekerja betul-betul terpenuhi, baik dari sisi upah, perlindungan hukum, maupun agunan sosial,” ujar Syaufwan Hadi, Jumat (1/5/2026).

Electronic money exchangers listing

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan izin dan pengawasan terhadap perusahaan agar tidak terjadi pelanggaran terhadap hak-hak tenaga kerja, terutama bagi pekerja perjanjian dan sektor informal nan dinilai tetap rentan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan pelaku upaya menjadi kunci dalam menciptakan hubungan industrial nan sehat dan berkeadilan.

Selain itu, Syaufwan Hadi mendorong peningkatan program training dan pengembangan keahlian bagi tenaga kerja lokal agar bisa bersaing di tengah dinamika bumi kerja nan terus berubah.

Peringatan Hari Buruh tahun ini diharapkan menjadi titik awal bagi perbaikan sistem ketenagakerjaan, khususnya di Kota Palangka Raya, sehingga kesejahteraan pekerja dapat meningkat secara berkelanjutan.

“Kami di DPRD bakal terus mendorong kebijakan nan pro terhadap pekerja, agar kesejahteraan mereka semakin baik ke depannya,” tutupnya. (jef)

Sumber prokalteng