Jakarta, CNN Indonesia --
Konflik Timur Tengah berpotensi menyebabkan kelangkaan minyak dan melonjaknya nilai minyak bumi Kondisi ini mendorong beragam negara, termasuk Indonesia, mulai memikirkan langkah efisiensi energi.
Pemerintah apalagi telah menerapkan langkah efisiensi daya melalui kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN), hingga pembatasan penggunaan mobil dinas selain mobil listrik. Harapannya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) nasional dapat ditekan.
Di tengah situasi tersebut, pengguna kendaraan pribadi juga dituntut untuk mengemudi lebih efisien.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara berkendara nan tepat tak hanya berakibat pada keselamatan, tetapi juga menyebabkan konsumsi BBM lebih boros. Berikut sejumlah langkah nan bisa diterapkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertama, hindari percepatan dan pengereman mendadak. Saat mau menambah kecepatan, sebaiknya injak pedal gas secara bertahap. Akselerasi nan garang membikin konsumsi BBM meningkat.
Hal serupa bertindak saat mengerem, melepas pedal gas lebih awal dapat membantu kendaraan melambat secara alami tanpa membuang banyak bahan bakar.
Kedua, jaga kecepatan tetap stabil. Berkendara dengan kecepatan konstan membikin kerja mesin lebih efisien. Pada mobil nan sudah dilengkapi fitur cruise control, pengemudi bisa memanfaatkannya agar laju kendaraan tetap konsisten tanpa kudu terus menginjak pedal gas.
Ketiga, gunakan gigi transmisi sesuai kondisi jalan. Untuk mobil manual, pemilihan gigi sangat krusial. Menggunakan gigi tinggi saat menanjak alias gigi rendah di jalan datar dalam waktu lama bakal membebani mesin dan meningkatkan konsumsi BBM. Menyesuaikan gigi dengan kontur jalan dapat membantu efisiensi.
Keempat, tutup jendela saat melaju di kecepatan tinggi. Membuka kaca memang terasa lebih irit lantaran tidak menggunakan AC, namun perihal ini hanya efektif pada kecepatan rendah. Saat mobil melaju di atas 60 km per jam, halangan angin dari jendela terbuka justru membikin mesin bekerja lebih keras.
Kelima, kurangi beban berlebih di dalam mobil. Semakin berat beban kendaraan, semakin besar tenaga nan dibutuhkan untuk bergerak. Ini berkapak langsung pada konsumsi BBM. Karena itu, sebaiknya hindari membawa peralatan nan tidak diperlukan selama perjalanan.
Keenam, lakukan perawatan berkala dan manfaatkan fitur kendaraan. Servis rutin memastikan kondisi mesin tetap optimal sehingga pembakaran bahan bakar lebih efisien.
Selain itu, fitur seperti mode berkendara eco dapat dimanfaatkan untuk membantu menekan konsumsi BBM, demikian melansir situs resmi Honda Indonesia.
(ryh/mik)
Add
as a preferred source on Google
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·