Genjot Mbg-koperasi Desa, Prabowo: Kita Gelontorkan Uang Ke Rakyat, Salahnya Apa?

Sedang Trending 5 hari yang lalu

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menyatakan sukses mengembalikan arus kekayaan nan lari ke luar negeri, kepada rakyat. Caranya dengan menggenjot program nan menggerakkan ekonomi di tengah masyarakat.

Progam itu mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga pembangunan 3 juta rumah.

Prabowo mengatakan program-program tersebut seringkali dikritik banyak pihak menghabiskan anggaran negara nan besar, padahal tujuannya adalah membagikan kekayaan negara kepada masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi tadi itu adalah untuk mengembalikan arus kekayaan nan ke luar negeri. Kita balikkan sekarang, kita gelontorkan ke rakyat. Apa nan salah? Apa nan salah jika Presiden Republik Indonesia dan pemerintah nan dia pimpin mau menggelontor duit kepada rakyatnya sendiri?" ujar Prabowo bertanya-tanya saat melakukan groundbreaking proyek hilirisasi strategis, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya anggaran nan digelontorkan untuk program-program prioritas tersebut dibiayai dari duit penghematan anggaran hingga duit nan sukses diselamatkan dari korupsi.

"Yang salah apa? Uang ini adalah duit nan kita irit dari korupsi. Uang nan tadinya pasti dikorupsi kita tahan, kita realokasi, kita gelontorkan ke rakyat. Salahnya apa? Saya merasa saya berada di jalan nan benar, kita berada di jalan nan benar, kita berada di pihak rakyat Indonesia," tegas Prabowo.

"Siapa nan tidak di pihak rakyat silakan. Saya terus. Saya selalu bakal berada di pihak bangsa dan rakyat Indonesia," tegasnya lagi menekankan.

Prabowo juga memaparkan sejauh ini program-program prioritasnya dapat menyerap puluhan juta tenaga kerja. Misalnya, MBG diperkirakan bisa menyerap sekitar 50 tenaga kerja di setiap SPPG. Jika sasaran 30 ribu dapur terealisasi, maka lapangan kerja nan tercipta bisa mencapai 1,5 juta orang.

Selain MBG, Prabowo menyebut Koperasi Desa Merah Putih diperkirakan mempekerjakan 18 orang sehingga total serapan kerja dari program itu mencapai lebih dari 1 juta orang.

(hal/hns)

Sumber finance