Hanoi -
Traveling ke luar negeri memang terdengar menyenangkan. Namun di kembali foto estetik dan itinerary impian, banyak traveler justru menghadapi beragam masalah mini nan bikin perjalanan jadi kurang nyaman. Mulai dari baterai sigap habis, salah mengatur agenda lantaran perbedaan area waktu, sampai rasa was-was saat membuka ponsel di tempat umum.
Samsung mencoba menjawab keresahan tersebut lewat dua perangkat terbarunya, ialah Samsung Galaxy S26 Ultra dan Samsung Galaxy Buds 4 Pro. Dalam media trip Samsung di Hanoi, Vietnam, Ilham Indrawan selaku MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia membeberkan gimana kedua perangkat ini membantu pengalaman traveling jadi lebih praktis dan nyaman.
"Kadang sebelum traveling kita sudah capek duluan ngurus itinerary, roaming, sampai packing. Nah sekarang banyak perihal itu bisa dibantu AI," ujar Ilham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Empat Masalah nan Sering Dialami Traveler
Menurut Ilham, ada empat tantangan nan nyaris selalu dialami traveler modern. Pertama adalah kemauan mendapatkan pengalaman terbaik tanpa merasa rugi secara biaya.
Kedua, kejadian fake destination dan fake review di media sosial. Tidak sedikit lokasi wisata nan terlihat bagus di IG rupanya jauh berbeda saat dikunjungi langsung.
Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Foto: Rizqy Nur Amalia/detikINET
"Saya pernah ke Lavender Park di New Zealand, ekspektasinya ungu semua, rupanya coklat semua lantaran musim gugur," kata Ilham sembari tertawa.
Masalah berikutnya adalah digital friction, mulai dari urusan roaming internasional, pengaturan area waktu, hingga menyusun itinerary nan efisien. Terakhir, kejadian overtourism nan membikin lokasi wisata terlalu ramai hingga mengurangi kenyamanan liburan.
Galaxy S26 Ultra Jadi Asisten Traveling
Samsung menghadirkan pembaruan besar pada Bixby di Galaxy S26 Ultra. Kini AI tersebut difokuskan menjadi logistics specialist nan membantu beragam kebutuhan teknis selama perjalanan.
Pengguna bisa meminta Bixby untuk mengatur sirine sesuai area waktu negara tujuan, membikin packing list berasas cuaca, mengaktifkan roaming internasional, hingga menyesuaikan jam otomatis lewat perintah suara.
Fitur ini terasa praktis bagi traveler nan mau serba sigap tanpa kudu membuka banyak menu pengaturan.
Salah satu masalah klasik saat traveling adalah baterai nan sigap lenyap sebelum boarding pesawat. Aktivitas seperti streaming musik, navigasi, hingga membalas pesan selama perjalanan menuju airport sering menguras daya ponsel.
Galaxy S26 Ultra Foto: Rizqy Nur Amalia/detikINET
Samsung menyatakan peningkatan fast charging di Galaxy S26 Ultra membikin pengisian daya jauh lebih sigap dibanding generasi sebelumnya. Dengan begitu, pengguna tetap punya waktu mengisi ulang baterai sebelum masuk pesawat tanpa kudu panik mencari colokan.
Samsung turut menghadirkan fitur Privacy Display di Galaxy S26 Ultra. Fitur ini membantu menjaga privasi pengguna saat membuka notifikasi alias aplikasi sensitif di ruang publik seperti airport dan kafe.
Pengguna bisa memilih apakah hanya area notifikasi nan disamarkan alias seluruh layar dibuat susah terlihat dari perspektif tertentu.
"Kadang kita naruh HP di meja, tiba-tiba ada notifikasi masuk. Dengan Privacy Display, itu tidak jadi masalah lagi," ujar Ilham.
Buds 4 Pro Lebih Pintar
Galaxy Buds 4 Pro Foto: Rizqy Nur Amalia
Galaxy Buds 4 Pro juga membawa fitur nan relevan untuk traveler, terutama saat berada di kabin pesawat. Earbuds ini dibekali adaptive Active Noise Cancellation (ANC).
Menariknya, saat pengguna sedang mendengarkan musik lampau berbincang dengan pramugari alias pemandu wisata, Buds 4 Pro otomatis mengaktifkan Ambient Mode sehingga bunyi luar langsung terdengar tanpa perlu melepas earbuds.
Samsung juga menyempurnakan kreasi Buds 4 Pro agar lebih stabil di telinga dan nyaman digunakan dalam waktu lama.
"Traveling sekarang semakin connected. Karena itu Buds 4 Pro bukan sekadar audio device, tapi companion nan membantu pengalaman perjalanan jadi lebih seamless." Pungkas Ilham.
(afr/afr)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·