El Nino 'godzilla' Otw Ri, Suhu Panas Ekstrem Yang Bisa Picu Masalah Kesehatan

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Jakarta -

Fenomena El Nino menjadi perhatian publik nan diprediksi bakal terjadi di beragam wilayah, termasuk Indonesia. Bahkan, muncul istilah El Nino 'Godzilla' nan merujuk pada El Nino dengan intensitas sangat kuat nan dapat memicu perubahan suasana ekstrem.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa kejadian El Nino berkekuatan besar dapat berakibat pada pola musim dan curah hujan di Indonesia.

Meski begitu, kepala bagian kajian variabilitas suasana BMKG Indra Gustari menekankan bahwa istilah 'Godzilla' sebenarnya bukan kategori ilmiah resmi. Umumnya, kategori El Nino terdiri dari lemah, moderat, kuat, dan sangat kuat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

El Nino 'Godzilla' digambarkan sebagai kejadian dengan intensitas nan ekstrem alias kuat, seperti nan pernah terjadi di Indonesia pada tahun 1997 dan 2015.

Namun, Indra menegaskan secara ilmiah dan umum istilah El Nino 'Godzilla' tidak ada dalam kategori El Nino.

"Berdasarkan prediksi BMKG, ter-update bulan April ini munculnya El Nino dengan kategori sangat kuat di tahun 2026 itu relatif kecil, ialah di bawah 20 persen. Tapi bukan berfaedah kita bisa bersantai, kita kudu tetap waspada, lantaran musim tandus kita tahun ini diprediksi bakal datang lebih sigap dengan lama nan lebih lama dibandingkan normalnya," jelasnya nan dilihat detikcom dalam akun YouTube resmi BMKG, Sabtu (11/4/2026).

Sebelumnya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi potensi terjadinya 'Godzilla' El Nino di Indonesia disertai dengan Indian Ocean Dipole (IOD) positif pada beberapa bulan mendatang. Kombinasi kejadian ini membikin musim tandus menjadi lebih panjang dan lebih kering.

"'Godzilla' El Niño + IOD Positif, kedengarannya keren, tapi dampaknya nggak main-main. Kemarau bisa jadi lebih panjang, lebih kering, dan hujan makin jarang turun di Indonesia. Awan pun lebih banyak 'nongkrong' di Pasifik sedangkan kita kebagian panasnya aja," tulis BRIN di Instagramnya, Jumat (20/3).

El Nino merupakan kejadian pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik ekuator. Fenomena ini berakibat pada musim tandus di Indonesia nan lebih panjang dan kering.

Sementara, pemberian nama 'Godzilla' merujuk pada El Nino ragam kuat. Istilah Godzilla nan disematkan pada kejadian El Nino bukan pertama kali muncul.

Asal-usul El Nino 'Godzilla'

Istilah tersebut pertama kali dilontarkan oleh mahir klimatologi NASA Bill Patzert pada 2015. Fenomena ini terjadi akibat suhu sangat tinggi di bagian timur Samudra Pasifik, dan memicu serangkaian musibah alam di sejumlah penjuru dunia.

"Ini jelas berpotensi menjadi 'Godzilla El Nino,'" katanya saat itu.

Dikutip dari ABC, "Godzilla" El Niño bukanlah istilah teknis alias ilmiah, tetapi merupakan langkah untuk menggambarkan kejadian El Niño saat itu, lantaran kejadian tersebut kemungkinan besar bakal menjadi salah satu nan terkuat sejak pencatatan dimulai pada 1950.

Efek Cuaca Panas pada Kesehatan

Dikutip dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah panas nan tersimpan di dalam tubuh manusia ditentukan oleh campuran dari ketidakmampuan untuk menghilangkan panas nan dihasilkan secara internal dari proses metabolisme akibat tekanan panas lingkungan. Misalnya suhu tinggi, kelembapan tinggi, angin lemah, hingga radiasi termal tinggi.

Selain itu bisa juga lantaran busana nan menciptakan penghalang terhadap kehilangan panas, serta penambahan panas eksternal dari lingkungan.

Ketidakmampuan tubuh untuk mengatur suhu internal dan menghilangkan penambahan panas dalam kondisi seperti itu meningkatkan akibat kelelahan akibat panas dan serangan panas. Beban nan ditanggung tubuh saat mencoba mendinginkan diri juga memberikan tekanan pada jantung dan ginjal.

Akibatnya, panas ekstrem dapat memperburuk akibat kesehatan dari kondisi kronis, seperti kardiovaskular, mental, pernapasan, diabetes, dan memicu cedera ginjal akut.

Kematian dan rawat inap nan dipicu oleh cuaca panas ekstrem terjadi dengan sigap (hari nan sama dan hari-hari berikutnya), nan berfaedah intervensi juga perlu dilakukan dengan sigap ketika peringatan panas dikeluarkan.

(sao/kna)

Sumber detik-health