Dukung Percepatan Sekolah Rakyat, Kemenpu Pasang Jembatan Bailey Di Brebes

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Jakarta -

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemasangan Jembatan Bailey sepanjang 90 meter di Desa Walahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Hal ini bermaksud untuk mendukung akses pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Kabupaten Brebes.

Pekerjaan ini merupakan tindak lanjut atas pengarahan Menteri PU Dody Hanggodo untuk mempercepat support prasarana bagi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Brebes. Pelaksanaannya dilakukan melalui kerjasama BBPJN Jawa Tengah-DI Yogyakarta dan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis.

Dody Hanggodo menegaskan bahwa konektivitas jalan dan jembatan merupakan prasarana dasar nan mempunyai peran vital dalam menunjang aktivitas masyarakat serta mendukung kelancaran pembangunan jasa dasar, termasuk pendidikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kementerian PU terus mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, termasuk kerjasama antar unit organisasi, diantaranya untuk mengatasi keterbatasan akses dalam mobilisasi material pembangunan. Segala daya dan upaya bakal kita lakukan untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat untuk adik-adik kita, dapat selesai dengan tepat waktu, tepat kualitas dan tepat biaya," ujar Dody dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4/2026).

Sekolah Rakyat Tahap II di Kabupaten Brebes merupakan bagian dari program prioritas pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari family kurang bisa dan ditargetkan dapat dimanfaatkan pada tahun aliran baru 2026. Untuk mendukung sasaran tersebut, pekerjaan pemasangan Jembatan Bailey telah dimulai sejak 27 April 2026.

Hingga saat ini, progres menunjukkan pengecoran abutment 2 telah mencapai 100 persen, sementara abutment 1 mencapai 75 persen dan ditargetkan segera rampung. Selain itu, proses perakitan perangkat pancang juga tengah berlangsung.

Secara teknis, Jembatan Bailey nan dipasang mempunyai panjang 90 meter, lebar 4 meter, dan kapabilitas beban hingga 25 ton. Infrastruktur ini berkarakter sementara, namun dirancang untuk mendukung mobilitas kendaraan serta pengedaran material selama proses pembangunan berlangsung.

"Untuk mendukung percepatan pekerjaan di lapangan, sejumlah peralatan dan material telah disiapkan antara lain 2 unit excavator, 1 unit tandem roller, 2 set perangkat pancang, 26 batang pipa pancang baja, serta komponen Jembatan Bailey komplit beserta tenaga kerja pemasangannya," tuturnya.

Dia menjelaskan dengan percepatan pemasangan Jembatan Bailey ini, Kementerian PU berambisi akses menuju letak pembangunan Sekolah Rakyat dapat melangkah lancar sehingga proses bangunan dapat diselesaikan sesuai target.

"Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan prasarana prioritas melalui sinergi antar unit kerja dan seluruh pemangku kepentingan agar faedah pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat," tutupnya.


(anl/ega)

Sumber finance