Jakarta, CNN Indonesia --
Pemain Timnas Indonesia Dean James dan klub Go Ahead Eagles diputuskan bebas dari tuntutan norma mengenai kasus paspor alias paspoortgate.
Hal tersebut diputuskan oleh jaksa independen untuk federasi sepak bola Belanda (KNVB), Rabu (8/4). Artinya pula James dan Go Ahead tidak bakal mendapat sanksi.
"Jaksa penuntut untuk sepak bola ahli telah memutuskan untuk tidak mengambil tindakan disiplin," tulis Go Ahead Eagles dalam rilis klub di laman resmi klub, Rabu (8/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal ini disebabkan lantaran baik pemain maupun klub tidak menyadari akibat otomatis dari memperoleh kebangsaan selain Belanda," tulis klub menjelaskan.
Berdasarkan investigasi nan dilakukan, James sah sesuai patokan dan norma sebagai penduduk negara Indonesia (WNI). Pemain 25 tahun tersebut sudah bukan penduduk negara Belanda lagi.
Dengan status barunya tersebut, James kudu mengikuti patokan nan bertindak di sepak bola Belanda. Bek kiri ini kudu dikontrak dengan status non UNI Eropa.
Artinya pula James bisa memihak Go Ahead kembali dalam Eredivisie musim ini asal memenuhi patokan nan telah dilakukan. Dalam perihal ini James kudu mengurus izin kerja dan tinggal di Belanda.
Sebelumnya, NAC Breda mengadukan status James kepada operator kejuaraan dan KNVB. James dianggap pemain tidak sah dalam laga Go Ahead versus Breda.
Laporan ini membikin klub lainnya melakukan perihal serupa. Status perjanjian pemain-pemain Indonesia, seperti Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On juga dipersoalkan oleh klub.
Hal ini membikin KNVB meminta semua klub meninjau kembali semua perjanjian pemainnya. Pemain nan tidak mempunyai paspor UNI Eropa kudu memperbaiki status kontraknya.
(abs/sry)
Add
as a preferred source on Google
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·