Danantara Angkat Bicara Soal Paket Calon Bos Bursa

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) angkat bicara ihwal sejumlah paket calon dewan Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan info beredar, setidaknya terdapat lima paket calon dewan BEI nan belakangan mengemuka.

Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara Pandu Sjahrir, mengatakan sejumlah paket calon dewan BEI merupakan sosok ahli di pasar modal. Meski begitu, dia mengatakan proses pencalonan bakal berjalan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Saya rasa semua namanya bagus-bagus kok, ahli semua, dan ada track record-nya. Nanti kan bakal prosesnya bakal lewat OJK," ungkap Pandu usai aktivitas Outlook Indonesia Peran Penggerak Ekonomi Nasional di Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga mengaku tak masalah dengan sejumlah paket nan beredar sepanjang pemilihan dilakukan secara profesional. Namun, Pandu mengingatkan sosok dewan kudu ramah terhadap pasar modal.

"Saya rasa selama pemilihan profesional, orang-orang nan profesional, punya track record nan bagus, itu juga penting, dan market friendly, should be okay. Bagus-bagus kok nama nan ada," jelasnya.

Sebagai informasi, terdapat lima paket nama paket calon direksi. Setidaknya, dua paket telah mengkonfirmasi maju dalam proses pencalonan. Paket pertama; Iding Pardi; Zaki Mubarak; Yulianto Aji Sadono; Umi Kulsum; Ahmad Subagja; Yohannes Liauw; Andre Tjahjamuljo.

Paket kedua, Jeffrey Hendrik; Irvan Susandy; R. Haidir Musa; Irwan Abdalloh; R. M irwan; Atep Salyadi Dariah Saputra. Sementara paket ketiga, Laksono Widodo; Fifi Virgantria; Heru Handayanto; John Tambunan; Donny Arsal; Lidia M. Panjaitan; dan Saidu Solihin.

Kemudian beredar pula paket calon nan diisi oleh mantan Direktur Investasi BPJS Ketenagakerjaan, Edwin Ridwan. Teranyar, beredar berita majunya Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana.

Outlook Indonesia dipersembahkan oleh Komisi XI DPR RI berbareng detikcom didukung oleh Danantara Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan, Otoritas Jasa Keuangan, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

(acd/acd)

Sumber finance