Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sejumlah wilayah bakal diguyur hujan lebat pada awal Mei. Kondisi hujan lebat ini diperkirakan diawali dengan cuaca terik pada siang hari.
"Monsun Australia diprakirakan melemah, namun pola angin zonal didominasi oleh angin timuran di sebagian besar wilayah Indonesia. Kondisi ini berkedudukan dalam membawa massa udara nan relatif kering dari wilayah Australia menuju Indonesia, sekaligus menjadi indikasi bahwa sejumlah wilayah mulai beranjak secara berjenjang dari periode musim hujan menuju musim kemarau," kata BMKG dalam Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 28 April-4 Mei.
"Pola peralihan musim ini ditandai oleh perbedaan suhu udara nan cukup signifikan antara pagi dan siang hari," tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pagi hingga siang hari, kata BMKG, proses konveksi nan tinggi akibat intensitas radiasi mentari bakal memicu pembentukan hujan lokal pada sore hingga malam hari.
Hujan nan terjadi umumnya tidak merata, dengan intensitas sedang hingga lebat dan lama nan singkat, serta berpotensi disertai kilat dan angin kencang.
Merujuk pada kondisi atmosfer tersebut, perpaduan radiasi mentari nan tinggi dan kelembaban udara nan juga cukup tinggi, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi suhu udara nan relatif panas pada pagi hingga siang hari, serta cuaca signifikan nan dapat terjadi pada sore hingga malam hari.
Meskipun demikian, potensi hujan sepekan ke depan tetap dapat terjadi akibat pengaruh dinamika atmosfer lainnya.
Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) berada di fase 2 (Indian Ocean), namun secara spasial diprediksi melewati sejumlah wilayah Indonesia.
Kemudian, Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial juga diprakirakan aktif di beberapa wilayah.
"Fenomena atmosfer tersebut berpotensi mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah tersebut," terang BMKG.
Tidak hanya kejadian global, sirkulasi siklonik juga berpengaruh terhadap pola cuaca di wilayah Indonesia. Sirkulasi nan terbentuk di Samudera Pasifik utara Papua tersebut membentuk wilayah konvergensi dan konfluensi nan memanjang dari Perairan utara Papua, Samudera Pasifik Utara Papua, dan di sekitar sirkulasi siklonik tersebut.
Berikut daftar wilayah berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat pada 1-4 Mei:
- Bengkulu
- DK Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Maluku.
(lom/mik)
Add
as a preferred source on Google
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·