Minuman manis siap saji bakal segera dilabeli Nutri Level, parameter sehat vs tidak sehat suatu pangan melalui kategori level A, B, C, hingga D dibarengi warna hijau hingga merah.
Level A mempunyai kadar gula terendah, sementara level D sebaliknya. Dalam masa transisi, berikut jenis minuman nan bakal disasar terlebih dahulu:
- Minuman boba
- Teh tarik
- Kopi susu aren
- Jus
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam tahap awal, upaya skala besar nan bakal diminta mencantumkan Nutri Level untuk edukasi masyarakat. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin berambisi masyarakat bisa mengurangi konsumsi minuman berpemanis secara berlebihan.
Selain di bungkusan pangan siap saji, Nutri Level juga bakal dicantumkan pada media informasi. Media info nan dimaksud berupa:
Daftar menu
Spanduk
Kemasan eceran
Selebaran
Daftar menu pada aplikasi elektronik komersial, leaflet, dan/atau corak media info lainnya.
Nutri Level nan dimaksud terdiri atas:
- Level A berupa kombinasi huruf A dengan warna hijau tua
- Level B berupa kombinasi huruf B dengan warna hijau muda
- Level C berupa kombinasi huruf C dengan warna kuning
- Level D berupa kombinasi huruf D dengan warna merah.
Menkes mengingatkan 4 penyakit nan menyebabkan beban pembiayaan terbesar BPJS mengenai dengan konsumsi gula, garam, serta lemak nan berlebihan.
Sebagai contoh, beban pembiayaan untuk kandas ginjal naik lebih dari 400 persen menjadi Rp13,38 triliun di tahun 2025 dari hanya Rp 2,32 triliun di tahun 2019.
"Karena itu, perlu dilakukan upaya melalui pemberian info dan edukasi agar masyarakat dapat lebih mudah memilih pangan siap saji nan tepat dan sehat sesuai kebutuhannya," kata Menkes.
Simak Video "Video: Label Nutri-Level Akhirnya Dirilis, Bakal Diwajibkan Bertahap"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·