Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sejumlah wilayah tetap berpotensi diguyur hujan lebat pada awal Juni, meski musim tandus semakin meluas.
Analisis parameter suasana dunia terkini menunjukkan kondisi El Niño di Samudra Pasifik. Hal tersebut terlihat dari indeks Niño 3.4 sebesar +0,67 dan nilai SOI sebesar -14,7.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BMKG menyebut kondisi ini umumnya berakibat pada pengurangan potensi curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.
"Meskipun demikian, dinamika atmosfer skala regional tetap berpotensi mendukung pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah, khususnya di Indonesia bagian utara dan timur," kata BMKG dalam perkiraan Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 2-8 Juni.
Dalam sepekan ke depan, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi berada pada fase 7 (Western Pacific) hingga fase 8 (Western Hemisphere and Africa) sehingga kurang berpengaruh terhadap wilayah Indonesia.
Namun, Gelombang Kelvin nan bergerak ke arah timur diprediksi aktif di wilayah Sumatra bagian utara, pesisir selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi bagian utara hingga tengah, Maluku Utara, dan Papua Barat Daya.
Sementara itu, Gelombang Rossby Ekuatorial nan bergerak ke arah barat tetap diprediksi aktif dan berpotensi mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatra bagian utara, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan bagian utara.
Di sisi lain, sirkulasi siklonik berpotensi terbentuk di Laut Cina Selatan dan Samudra Pasifik utara Papua. Sistem tersebut membentuk wilayah konvergensi dan konfluensi nan memanjang di Laut Cina Selatan, Samudra Pasifik utara Papua, serta di sekitar sistem sirkulasi tersebut.
Sederet aktivitas gelombang atmosfer dan sirkulasi siklonik tersebut perlu diwaspadai lantaran dapat meningkatkan potensi hujan di sebagian wilayah Indonesia.
Beberapa wilayah nan berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat di antaranya Jawa Barat pada periode 2-4 Juni, dan Papua Pegunungan pada periode 5-8 Juni.
Sementara itu, beberapa wilayah lain berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang. Berikut daftarnya:
2-4 Juni
- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Riau
- Kep. Riau
- Kep. Bangka Belitung
- Banten
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Gorontalo
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Selatan
- Maluku Utara
- Maluku
- Papua Barat Daya
- Papua Tengah
- Papua Pegunungan
- Papua
5-8 Juni
- Aceh
- Sumatera Barat
- Riau
- Kep. Bangka Belitung
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Sulawesi Utara
- Sulawesi Barat
- Gorontalo
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Maluku Utara
- Maluku
- Papua Barat Daya
- Papua Barat
- Papua Tengah
- Papua Selatan
(lom/dmi)
Add
as a preferred source on Google
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·