Jakarta -
Bursa Efek Indonesia (BEI) merilis info penghapusan pencatatan saham alias delisting 18 perusahaan tercatat pada 10 November mendatang. Delisting ini dilakukan menyusul status pailit dan penghentian sementara perdagangan lebih 50 bulan.
Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Bursa Nomor I-N tentang Pembatalan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) Saham. Berdasarkan patokan tersebut, terdapat syarat delisting dalam ketentuan III.1.3.1 mengenai emiten mengalami suatu kondisi nan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan upaya dan tidak menunjukkan indikasi pemulihan.
Selain itu, terdapat juga ketentuan III.1.3.2 saham perusahaan tercatat telah mengalami suspensi di pasar reguler dan tunai selama 24 bulan terakhir. Adapun delisting ini bakal dilakukan secara efektif tanggal 10 November 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sebelum melakukan delisting, BEI terlebih dulu mewajibkan emiten mengenai melakukan pembelian kembali saham alias buyback. Adapun masa penyelenggaraan buyback dilakukan pada 11 Mei hingga 9 November 2026.
"Bursa memutuskan Penghapusan Pencatatan Efek (Delisting) kepada Perusahaan Tercatat nan efektif tanggal 10 November 2026," tulis mengumumkan BEI, Sabtu (11/4/2026).
Setidaknya, terdapat sejumlah perusahaan terkenal nan bakal delisting dari BEI. Perusahaan tersebut ialah PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) namalain Sritex hingga raksasa tekstil asal Bandung PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT).
Berikut daftar delisting terhadap perusahaan nan dinyatakan pailit:
1. COWL - PT Cowell Development Tbk
2. MTRA - PT Mitra Pemuda Tbk
3. SRIL - PT Sri Rejeki Isman Tbk
4. TOYS - PT Sunindo Adipersada Tbk
5. SBAT - PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk
6. TDPM - PT Tianrong Chemicals Industry Tbk
7. TELE - PT Omni Inovasi Indonesia Tbk
Daftar delisting perusahaan tercatat nan telah berada pada masa suspensi lebih dari 50 bulan:
1. LCGP - PT Eureka Prima Jakarta Tbk
2. SUGI - PT Sugih Energy Tbk
3. MABA - PT Marga Abhinaya Abadi Tbk
4. LMAS - PT Limas Indonesia Makmur Tbk
5. SKYB - PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk
6. ENVY - PT Envy Technologies Indonesia Tbk
7. GOLL - PT Golden Plantation Tbk
8. PLAS - PT Polaris Investama Tbk
9. TRIL - PT Triwira Insanlestari Tbk
10. UNIT - PT Nusantara Inti Corpora Tbk
11. DUCK - PT Jaya Bersama Indo Tbk
(ahi/hns)
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·