Bukan Instan, Ini Waktu Yang Dibutuhkan Tubuh Untuk Turunkan Kolesterol

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Jakarta -

Kolesterol merupakan unsur seperti lilin dan lemak (lipid) nan mempunyai banyak kegunaan krusial dalam tubuh. Namun, kadar kolesterol nan terlalu tinggi dapat rawan lantaran meningkatkan akibat masalah jantung dan pembuluh darah.

Umumnya, kolesterol terdapat di semua sel tubuh. Selain diproduksi secara alami, unsur ini juga didapatkan dari makanan nan kita konsumsi, nan jika tidak terkontrol dapat memicu lonjakan kadarnya di dalam darah.

Kabar baiknya, kolesterol dapat dikendalikan melalui perubahan style hidup, seperti memperbaiki pola makan dan rutin berolahraga. Bahkan, perubahan ini dapat mulai memengaruhi metabolisme tubuh hanya dalam hitungan hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perubahan Awal Terasa dalam Hitungan Hari

Dokter ahli jantung dan pembuluh darah dari Manhattan Cardiology, Dr Karishma Patwa, menjelaskan bahwa tubuh merespons cukup sigap saat seseorang mulai mengubah style hidup. Perubahan awal terjadi pada langkah hati alias liver mengelola kolesterol, apalagi sebelum hasilnya terlihat secara nyata pada pemeriksaan darah.

Senada dengan perihal tersebut, kepala kardiologi di Holy Name Medical Center, Dr Tariqshah Syed, menyebut bahwa langkah sederhana seperti memperbaiki pola makan dan aktif bergerak sudah mengarah pada perubahan positif sejak beberapa hari pertama. Meski begitu, perubahan nomor nan terukur secara medis biasanya memerlukan waktu lebih lama.

Secara umum, penurunan kolesterol nan signifikan baru bisa terlihat dalam waktu 3 hingga 12 minggu, tergantung pada metode dan konsistensi nan dilakukan.

Pola Makan Sehat: Kunci Penurunan dalam 3 Minggu

Fokus pada pola makan sehat adalah langkah utama nan sangat efektif. Dr Karishma Patwa menjelaskan bahwa dengan mengurangi lemak jenuh, membatasi makanan ultra-proses, serta meningkatkan asupan serat larut, kadar kolesterol dapat mulai turun dalam waktu 3-12 minggu.

Dikutip dari laman Men's Health, serat larut nan terdapat pada biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan buah sangat membantu lantaran mengurangi penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah. Pola makan seperti diet Mediterania dan DASH juga terbukti sangat mendukung kesehatan jantung jangka panjang.

Peran Olahraga dalam Meningkatkan Kolesterol Baik

Selain nutrisi, latihan bentuk juga berkedudukan krusial. Dr Karishma Patwa mengatakan bahwa olahraga saja dapat memberikan perubahan dalam waktu 3-12 minggu. Olahraga membantu meningkatkan kadar High Density Lipoprotein (HDL) alias kolesterol baik, nan berfaedah "menyapu" kolesterol jahat dari pembuluh darah.

Jika dilakukan secara konsisten dengan kombinasi latihan kardio dan beban, perbaikan kadar kolesterol bisa terlihat lebih cepat, ialah sekitar 4-8 minggu.

Kombinasi Terbaik: Turunkan LDL hingga 30 Persen

Menggabungkan pola makan sehat dan olahraga memberikan hasil nan jauh lebih optimal. Dr Karishma Patwa memaparkan info perbandingannya sebagai berikut:

  • Pola makan saja: Mampu menurunkan kolesterol sekitar 20 persen.
  • Olahraga saja: Mampu menurunkan kolesterol sekitar 10 persen.
  • Kombinasi keduanya: Mampu menurunkan Low Density Lipoprotein (LDL) alias kolesterol jahat hingga 30 persen.

Dr Tariqshah Syed menegaskan bahwa konsistensi dalam menjalani style hidup sehat ini menjadi kunci utama untuk memberikan hasil nan permanen dan optimal.

Dalam beberapa kasus, pengobatan medis diperlukan terutama bagi perseorangan dengan akibat tinggi. Dokter mengungkapkan bahwa obat-obatan dapat menunjukkan pengaruh lebih cepat, apalagi dalam waktu satu minggu, dengan hasil maksimal nan terlihat dalam delapan minggu.

Meski support medis digunakan, master tetap menekankan bahwa perubahan style hidup tetap menjadi fondasi paling penting. Menurunkan kolesterol memang bukan proses instan, namun setiap langkah mini nan dimulai hari ini bakal berakibat besar bagi kesehatan jantung di masa depan.

(sao/kna)

Sumber detik-health