Jakarta -
Sejumlah bos teknologi, nan dipimpin oleh co-founder Palantir Peter Thiel, diam-diam mempunyai perkumpulan rahasia bernam Dialog. Kelompok ini bakal mengadakan pertemuan tahun ini, dan topik nan bakal dibicarakan cukup aneh.
Dialog, perkumpulan eksklusif nan didirikan Thiel pada tahun 2006, mengadakan pertemuan tertutup setahun sekali. Anggota golongan ini tidak diungkap secara umum, tapi hacker berjulukan 'maia arson crimew' mengungkap siapa saja nan bakal menghadiri pertemuan itu tahun ini.
Pertemuan Dialog tahun ini bakal diadakan di Irlandia, dan bakal dihadiri sejumlah bos teknologi, pemimpin dunia, politisi Amerika Serikat, hingga mantan petinggi Gedung Putih, menurut daftar registrasi nan dibocorkan oleh Wired.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di antara puluhan bos teknologi nan bakal datang terdapat beberapa pendiri dan pelaksana perusahaan pengawasan. Berikut ini beberapa nama bos teknologi nan ada di daftar tersebut antara lain:
Peter Thiel, pendiri Palantir
Elon Musk, pendiri dan CEO SpaceX
Neal Mohan, CEO YouTube
Eric Schmidt, mantan CEO Google
Sarah Bond, Presiden Xbox
Greg Brockman, co-founder dan Presiden OpenAI
Reid Hoffmann, co-founder LinkedIn
Selain bos-bos teknologi di atas, ada juga nama-nama besar dalam bumi politik seperti Menteri Keuangan AS Scott Bessent, Senator Texas Ted Cruz, dan Komandan Sekutu Tertinggi NATO di Eropa Jenderal Alexus Grynkewich.
Data nan diperoleh Wired juga berisi info tentang daftar topik nan bakal dibicarakan dalam retret Dialog tahun ini. Sejumlah obrolan mempunyai tema perang seperti 'Menavigasi Perang Dunia III' dan 'Teknologi Medan Perang'.
Ada juga sesi obrolan nan berfokus pada seks dan style hidup seperti 'Uang (Benarkah?) Membeli Kebahagiaan,' 'Membangun Pesta', dan 'Bagaimana Kehidupan Seks Anda'. Sesi lainnya nan cukup asing berjudul 'Membangun Sekte' nan kabarnya bakal dimoderatori oleh pendiri Pray.com, sebuah jasa jaringan Kristen, seperti dikutip dari Futurism, Senin (22/6/2026).
Tidak heran jika Dialog tidak pernah mengungkap daftar anggotanya. Daftar registrasi ini mengungkap persilangan antara sektor swasta dan tokoh politik nan berkuasa, di mana miliarder nan memimpin perusahaan nan telah memperoleh untung besar dari perjanjian pemerintahan berbaur dengan pemimpin dunia.
(vmp/vmp)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·